Universitas Garut Gelar Seminar Pencegahan Tindak Korupsi

0
208

HARIANGARUT-NEWS.COM – Universitas Garut (Uniga) bekerjasama Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (Aptisi) Wilayah IV A – Komisariat VII menggelar Seminar Pencegahan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) dengan tema “Dalam Rangka Menciptakan Masyarakat yang Adil Makmur dan sejahtera”, di ruang Gedung Pendopo Kabupaten Garut, Selasa (03/04).

Seminar yang berlangsung dihadiri oleh Unsur Forkopimda Kabupaten Garut yang mewakili, sejumlah Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Tokoh Agama dan Masyarakat, KPI Garut, pengurus Partai, LSM, Mahasiswa serta Aparatur Sipil Negara (ASN) lainnya tersebut, dibuka oleh Rektor Uniga, Dr Ir H Abdusy Syakur Amin M Eng, dengan menghadirkan narasumber dari Kepala BPK Perwakilan Jawa Barat, Arman Syifa, Guru Besar Universitas Indonesia, Prof Dr Lydia Freyani Hawadi, dan Direskrimum Polda Jabar yang diwakili Kombes Pol Totok Suharyanto SIK M Hum.

Seminar Pencegahan Anti Korupsi menghadirkan dari Guru Besar Psikologis UI, Polda Jabar, BPK Jawa Barat, Selasa (03/04).

Dalam penyampaian materinya, Lydia Freyani mengatakan, tindak pidana korupsi sebagai sebuah kejahatan luar biasa selalu mengalami perkembangan modus. Artinya, sebaik apa pun regulasi dan strategi antikorupsi dibuat, pelaku tindak pidana korupsi selalu bisa menemukan modus baru. Untuk itulah masyarakat dan stheakolder perlu bekerja keras mencegah munculnya modus-modus baru korupsi tersebut, tandasnya.

“Itu tidak boleh membuat kita pesimistis dan patah semangat untuk bekerja lebih keras lagi, lebih komprehensif, dan lebih terintegrasi dalam pencegahan tindak pidana korupsi. Tindak pidana korupsi akan tumbuh subur jika kita toleran atau permisif kepada pungli dan suap dengan segala bentuknya,” tegas Lydia.

Sementara Abdusy Syakur Amin menjelaskan, seminar ini diharapkan bisa memberikan informasi kepada seluruh masyarakat dan ASN untuk menghindari tindak pindana korupsi yang selama ini banyak terjadi di berbagai daerah.

“Mari kita ciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Seminar ini menjadi bekal untuk menghindari celah-celah hukum yang berpotensi disalahgunakan. Isu tindak pidana korupsi, sudah menjadi tren dan berkembang sangat pesat. Tentu diharapkan, agar kita semua tidak sampai terjerumus dalam persoalan tersebut. Oleh karenanya, tindakan antisipasi harus dilakukan sejak dini,” pungkasnya. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY