Ucapan Pjs Bupati Terbukti, Radar Saber Pungli Mengarah ke Garut

0
559

HARIANGARUT-NEWS.COM – Tim Saber Pungli Polda Jabar kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT) Selasa (08/05). Kali ini dalam operasi senyap tersebut, petugas mengamankan tiga oknum pejabat Badan Kepegawaian Daerah (BKD) dan dua bidan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut, yang diduga telah melakukan gratifikasi ke sejumlah bidan PTT.

Saat dikonfirmasi melalui seluler, Pjs Bupati Garut, Kusmayadi Tatang Padmadinata menyampaikan, selain menjabat Pjs Bupati dan Asda I Pemprop Jabar, dirinya yang tergabung dalam Satuan tugas Saber Pungli Jawa Barat, setiap apel senantiasa mengingatkan kepada ASN yang ada dilingkungan Pemkab Garut agar menghindari praktek-praktek pungutan liar.

“Pada kesempatan apel, kerap saya sampaikan, PNS dituntut untuk lebih mementingkan kepentingan negara daripada golongan maupun pribadi. Jangan main-main dengan urusan uang yang bukan peruntukannya, hindari Pungli. ASN adalah wujud dari tuntutan untuk menjaga kerahasiaan negara, berperilaku jujur, disiplin tinggi profesional serta mengayomi masyarakat. Jangan melanggar rambu-rambu pegawai negeri,” tandas Koesmayadi, Rabu (09/05).

Dikatakan Pjs Bupati, dirinya juga suka berpesan, secara khusus peran Stakholder dilingkungan kerja Pemerintah Kabupaten Garut dituntut melaksanakan pelayanan administrasi pemerintahan agar ditingkatkan menjadi lebih baik, efisien dan efektif. Setiap pegawai negeri wajib mentaati sumpah atau janji pegawai negeri dan ini harus dipahami sebagai penghayatan terhadap tanggungjawab tugas yang diamanahkan negara.

Terkait adanya tiga pejabat BKD Garut yang ditangkap Satgas Saber Pungli Polda Jabar karena dugaan pungli, Pjs Bupati sangat menyayangkan dan merasa prihatin dengan kejadian tersebut. Namun juga menyerahkan sepenuhnya kepada pihak berwenang untuk diproses secara hukum. Tapi bagaimanapun juga, imbuh Koesmayadie, ASN Pemkab Garut harus terus menjalankan tugasnya jangan terpengaruh dengan kejadian penangkapan kemarin karena pelayanan harus terus berjalan.

“Saya sangat prihatin dengan kejadian itu, silahkan saja aparat penegak hukum memprosesnya sesuai undang-undang yang berlaku. Saat sambutan pertama memimpin Apel Pagi Gabungan pada Januari lalu, saya sampaikan bahwa saya adalah Sekretaris II Tim Saber Pungli Provinsi Jawa Barat. Jadi, jangan sampai radar saber pungli mengarah ke Kabupaten Garut,” pungkasnya. (Igie/DR)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY