Sidang Sengketa Pilkada Garut Ricuh, Pimpinan Sidang Dihujani Interupsi 

0
2004

HARIANGARUT-NEWS.COM -Sidang ke-6 pembacaan keputusan gugatan calon Bupati dan Wakil Bupati Garut, Pasangan Agus Supriadi-Teh Imas (PASTI),  Minggu (25/02), di Gedung Olah Raga Risma, Jalan Jendral Sudirman, Kabupaten Garut, berlangsung ricuh bahkan baru dibuka sudah dihujani Interupsi.

“Izin saya mempertanyakan terlebih dahulu terkait penangkapan Komisioner KPU dan Panwaslu karena dugaan suap terkait memuluskan penetapan calon. Sebaiknya dipertimbangkan terlebih dahulu,“ kata Agus Supriadi dalam interupsinya.

Agus juga juga meminta Pimpinan Sidang mempertimbangkan ketidakhadiran Komisioner KPU dan Panwas Kabupaten Garut yang ditangkap Kepolisian.

“Sesuai peraturan yang ada bahwa sidang sengketa harus dihadiri lengkap Pemohon dan Termohon juga Panwaslu,“ tegasnya.

Sayangnya, interupsi yang bertubi-tubi disuarakan Tim Advokasi PASTI tersebut tidak ditanggapi pimpinan sidang sehingga ruang sidang berubah menjadi gaduh. Dan sidang pun diskor. Sidang kembali dilanjutkan, namun kembali Tim Advokasi PASTI menghujani dengan interupsi.

Ahmad Bajuri SE,  anggota tim advokasi yang juga selaku Ketua DPC Partai Demokrat (PD) meminta termohon membaca dan mengkaji ulang ikrar, janji KPU dan Panwaslu dimana salah satu klausulnya menyebutkan jika KPU dan Panwaslu terbukti melakukan tindakan melanggar hukum maka siap mengundurkan diri.

“Baca semuanya, baca lagi ini, baca,” kata Bajuri dengan lantang sambil menunjukan copy pernyatan KPU dan Panwaslu. (Igie/Bams)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY