Proses Hukum OTT di BKD Garut Terus Berlanjut, Pjs Bupati Tidak Kecolongan

0
287

HARIANGARUT-NEWS.COM – Menyikapi Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan oleh Unit II Tindak Saber Pungli Polda Jabar, terhadap kasus Pungutan Liar (Pungli) di lingkungan BKD Kabupaten Garut pekan lalu, Pjs Bupati Garut Koesmayadi Tatang Padmadinata mengungkapkan, bahwa proses hukum diserahkan kepada aparat penegak hukum Polda Jabar.

Pjs Bupati Garut membantah bahwa proses hukum OTT di jajarannya itu dihentikan, seperti kabar yang beredar selama ini. Ditegaskan Koesmayadi, yang juga sebagai Sekertaris II Saber Pungli di Pemprov Jabar itu mengemukakan, pihaknya tidak akan mencampuri proses hukum yang berjalan.

“Tidak benar bahwa OTT yang dilakukan Tim Saber Pungli di lingkungan Pemkab Garut karena lemahnya pembinaan. Karena sudah berulang kali saya mengingatkan untuk berhati-hati dalam bertindak. Saya pun tidak merasa kecolongan atas penangkapan tiga oknum BKD tersebut, karena sebelumnya sudah saya peringatkan berulangkali. Atau jangan-jangan yang bersangkutan tidak pernah mengikuti apel jadi tidak tahu apa yang sering saya peringatkan,” ujar Koesmayadi, Senin (14/05) usai menggelar Apel Pagi di halaman Setda Kabupaten Garut.

Diakui Pjs Bupati Garut, pihaknya tetap akan memberikan reward dan punismen terhadap jajarannya yang melakukan pelanggaran secara organisasi kepegawaian, sehingga managemen organisasi kepegawian dilingkungan Pemkab Garut tetap berjalan dengan adanya reward dan punismen tersebut, tentunya disesuaikan dengan tingkat kesalahan yang dilakukan, tukasnya.

Dikatakan Koesmayadi, dirinya akan segera memanggil Kepala BKD Pemkab Garut untuk mempertanyakan perkembangan proses hukum yang sedang ditempuh tiga orang ASN masing masing Kabid PPI, Kasubid pengadaan BKD dan juga bendahara BKD Garut, pungkasnya. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY