Polsek Garut Kota Gerebek Toko Kelontongan, 198 Botol Miras Disita

0
561

HARIANGARUT-NEWS.COM – Polsek Garut Kota Resor Garut menyita 198 botol minuman keras (miras) dari hasil operasi di sebuah toko kelontong milik David Candra warga Jalan Guntur Nomor 105 RT01/03 Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut, Selasa (17/04).

“Tidak ada perlawanan. Awalnya sempat menolak tapi kami kan bawa surat perintah penggeledahan. Akhirnya mau,” kata Kapolsek Garut Kota Kompol H Uus Susilo SE kepada hariangarut-news.com.

Dari toko kelontong milik David tersebut, polisi mengamankan 198 jenis miras yaitu 60 botol pros beer, 86 botol intisari, 12 botol anggur kecil, 14 botol wisky drum, 10 botol wisky Iceland, 12 botol beer bintang, 4 botol anggur buah. Operasi penggerebekan dipimpin langsung Kapolsek Garut Kota beserta anggota Sabhara dan Reskrim Polsek Garut Kota.

Kapolsek Garut Kota pimpin penggerebekan Miras di Toko Kelontongan Milik David Candra, Selasa (17/04).

“Operasi ini terkait kejadian korban meninggal dunia akibat minuman keras oplosan di Bandung dan sekitarnya,” ucapnya, Selasa (17/04).

Uus menuturkan pemilik toko awalnya menolak penyitaan barang bukti minuman keras namun petugas menunjukkan surat perintah penggeledahan. Selanjutnya, pemilik toko kelontong itu menerima kedatangan anggota Polsek Garut untuk menyita minuman keras tersebut.

Kapolsek Garut Kota mengungkapkan, pihaknya akan terus menggelar razia minuman keras berbahaya itu. Meskipun hingga saat ini belum terjadi warga meninggal dunia akibat menenggak minuman keras di wilayah hukum Polsek Garut Kota. Dia menegaskan petugas akan menelusuri orang yang memasok minuman beralkohol kepada pemilik toko kelontong David Candra itu.

Sebelumnya, sejumlah orang meninggal dunia dan kritis diduga akibat mengkonsumsi minuman keras oplosan di wilayah Cicalengka Kodya Bandung.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna SIK, lanjut Uus, memerintahkan seluruh jajaran Polres dan polsek menggelar razia minuman keras oplosan secara rutin. Beliau juga menekankan anggota harus merazia minuman keras campuran yang mematikan itu agar tidak jatuh korban meninggal dunia, pungkasnya. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY