Peringati HJG Ke-205, Disbudpar Garut Gelar Event Kelas Dunia

0
361

HARIANGARUT-NEWS.COM -Dalam rangka gebyar pesona HUT Kabupaten Garut yang Ke-205 Tahun, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, Rabu (21/02), gelar konferensi pers tentang pelaksanaan kegiatan gebyar budaya di Fave Hotel Jalan Raya Cimanuk, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Gelaran pesona budaya Garut dengan tema “Gawe Rancage Mawa Raharja”, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut melalui Garut Creative Expo 2018 yang digelar 22-27 Februari 2018 di Lapangan Ciateul ini, nantinya akan menampilkan berbagai pagelaran seni budaya diantaranya 22 seni lokal unggulan Garut, 9 Komunitas Adat Garut, Sangkar Burung Terbesar, Pasanggiri Bambu Runcing yang diikuti 700 pendekar silat dari 29 Paguron sekaligus pemecahan rekor Indonesia, Pentas Seni Budaya, dan Festival Garut Auto Exspo mobil antik serta otomotif Se-Indonesia.

Acara Konferensi Pers Garut Sapta Pesona dihadiri oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten, Anggota DPR RI Komisi X, Staff Kementrian Pariwisata RI, Kabid Humas Diskominfo Kabupaten Garut, Perwakila Polres Garut dan Kodim 0611 Garut, Rabu (21/02).

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut, Budi Gan Gan Gumilar, kepada awak media mengatakan, bahwa kegiatan ini untuk menginspirasi para seniman dan para pelaku industri pariwisata.

“Kolaborasi sajian budaya dengan ekonomi kreatif ini setidaknya dapat meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke Kabupaten Garut yang berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat Garut baik melalui sinergitas maupun promos,” ujarnya.

Adapun Grand Opening, lanjut Budi, pada Kamis (22/02) akan diisi prosesi budaya dari perwakilan 7 provinsi dan 10 Kabupaten/kota se-Indonesia.

“Garut Creative Expo akan diisi oleh 150 Stand UMKM termasuk perwakilan 4 Negara sahabat yang akan ikut berpromosi. Rencananya 6 Duta besar dari negara-negara sahabat akan menghadiri helatan menarik ini,” tandasnya.

Budi Gan Gan menambahkan, tentunya momen ini sangat istimewa, tujuannya guna melestarikan seni dan budaya dan mempromosikan pariwisata. Yang terpenting, tegas Budi, adalah untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke Indonesia.

“Intinya dapat menggerakan perekonomian masyarakat karena dengan gebyar pesona Garut 2018 wisata Kabupaten Garut ikut terpromosikan kepada para wisatawan domestik dan wisatawan mancanegara,” pungkasnya. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY