Pengurus APDESI Garut, Sesalkan Tindakan Kades Usir Perangkat Desa

0
677

HARIANGARUT-NEWS.COM – Tindakan pengusiran perangkat desa yang dilakukan oleh Kepala Desa Wanaraja, Nandi Rustandi, Kecamatan Wanaraja, Kabupaten Garut, membuat Wakil Ketua Asossiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Garut, Ade Heryawan, kecewa, pasalnya tindakan pengusiran kepada aparatur desa tersebut merupakan sikap arogansi Kades, karena dianggap sudah tidak mengindahkan instruksi aturan yang berlaku.

Ade mengatakan, tindakan pengusiran dan rencana pemecatan terhadap perangkat Desa Wanaraja, Witrianti Suntana, olek Kades itu sudah menyalahi aturan. Padahal aparatur desa telah dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2016, Perda Nomor 4 Tahun 2016 Pasal 16 dan 17, serta Permendagri Nomor 83 Tahun 2015 Pasal 5 ayat 1, yang melarang seorang Kades untuk memberhentikan atau merombak struktur perangkat desa tanpa alasan yang jelas.

“Sangat disayangkan, sebagai pengurus Apdesi di Kabupaten dan rekan sesama Kepala Desa, saya sangat menyesalkan tindakan yang dilakukan oleh Kades Wanaraja tersebut. Sebagai pejabat publik, seharusnya Kepala Desa dapat bersikap lebih bijak dan arif dalam setiap perkataan dan tindakan terhadap suatu permasalahan yang ada,” ungkap Ade Heryawan yang menjabat sebagai Kepala Desa Cinunuk saat menghadiri pengaduan Perangkat Desa ke Camat Wanaraja, Ganda Permana S Sos di Kantor Kecamatan Wanaraja, Jumat (13/04).

Menurut dia, sebaiknya permasalahan yang terjadi dimusyawarahkan dengan lembaga desa. Jika persoalan tak kunjung selesai, maka baik Perangkat maupun Kepala Desa membuat laporan secara tertulis dan disampaikan kepada Camat. Jangan sampai permasalah desa mengemuka hingga keluar, karena itu akan menjadi preseden buruk bagi desa itu sendiri, pungkas Ade.

Sebelumnya, Kepala Desa Wanaraja, Nandi Rustandi, saat dikonfirmasi membenarkan telah melakukan pengusiran terhadap salah satu perangkat desanya itu. Karena dianggap telah mencoreng nama baik desa dengan alasan masalah asmara, Nandi mengaku, waktu itu dia merasa kesal dan emosi, hingga mengeluarkan kata-kata kasar dan tetap akan memberhentikan Witrianti Suntana sebagai Kaur Umum di desanya tersebut. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY