Pagar Sekolah Ambruk, Kabid SD Disdik Garut Siapkan Anggaran di Tahun 2019

0
653

HARIANGARUT-NEWS.COM-Hujan deras yang mengguyur Wilayah Garut, Rabu (21/02) malam hingga Kamis (22/02) dini hari tadi, menyebabkan sejumlah daerah mengalami bencana longsor atau kerusakan. Salah Satunya tembok pagar SDN Sindangsuka 3, Desa Sindangsuka, Kecamatan Cibatu yang roboh akibat tidak kuat menahan debit air.

Kepala UPT Pendidikan Cibatu, Entib Satibi S Ip M Pd mengetahui hal ini. Ia menyebut, hujan deras dalam rentan waktu yang cukup panjang tersebut membuat tembok sekolah tak kuat menahan debit air.

Pagar SDN sindangsuka 3 ambruk akibat intensitas hujan yang tinggi pada Rabu (21/02).

“Terlebih konstruksi tanah yang labil, sehingga air mengalir deras dan mengakibatkan tembok pagar sekolah roboh. Saat ini puing-puing material longsoran dibersihkan sementara kepinggir jalan bersama Koramil, Staff Kecamatan, Perangkat Desa, UPT Pendidikan dan warga setempat agar tidak mengganggu pengguna Jalan Raya. Alhmdulilah jalur Cibatu-Limbangan sekarang sudah bisa dilalui,” ujarnya, Kamis (22/02).

Entib menyebut, saat ini pihaknya bersama Forkopim Kecamatan Cibatu sedang berada di lokasi meninjau lingkungan sekolah dan kondisi pagar roboh yang diketahui pada rabu (21/02) malam sekira pukul 20.30 WIB. Pihaknya pun sudah melaporkan kejadian ini ke Dinas Pendidikan Kabupaten Garut.

Saat dikonfirmasi hariangarut-news.com, Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Dasar dari Dinas Pendidikan Kabupaten Garut, Ade Manadin S Pd M Pd, membenarkan pihaknya sudah menerima laporan dari Kepala UPT Pendidikan Cibatu terkait musibah ambruknya pagar di SDN Sindangsuka 3 tersebut.

Untuk kerugiannya, Ade mengaku belum bisa memastikan berapa nominalnya. Namun tembok yang roboh menurut laporan, imbuh Ade, diperkirakan sepanjang 15 meter dengan ketinggian 2 meter. Meski demikian, pihaknya akan segera mengupayakan perbaikan kerusakan ini untuk mengantisipasi keamanan sekolah. Selain itu, Dinas Pendidikan juga akan mengkoordinasikan dengan pihak terkait atas kerusakan yang dialami sekolah.

“Nanti kita akan laporkan secara tertulis untuk diteruskan ke Kementrian. Karena di DAK tidak ada anggaran pemagaran, maka kami akan mengusulkan pada Tahun 2019,” paparnya. (Igie/Ndy)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY