Menghentikan Prilaku Vandalistik dalam Efouria Selebrasi Kelulusan

0
265

Oleh : Muhammad Nasrullah Ramdhan

HARIANGARUT-NEWS.COM – Hampir setiap tahun ritual kelulusan tingkat SMA/SMK/sederajat selalu diwarnai oleh perilaku-perilaku vandalistik. Konvoy tanpa memperhatikan standar umum keselamatan lalu lintas, pilok seragam dan mengganggu fasilitas umum lainnya, bahkan sampai seringkali terjadi musibah kecelakaan yg merenggut jiwa anak bangsa dengan sia-sia.

Pertanyaannya, sejauhmana upaya proteksi regulasi yg disiapkan pemerintah dalam mengantisipasi peristiwa hajat tahunan tersebut, sehingga kasus-kasus tersebut diatas tidak lagi terjadi dihampir setiap pelosok negeri. Paling tidak dapat diminimalisir dengan beberapa langkah strategis dan solutif tanpa menghilangkan semangat dan rasa bangga kelulusan itu sendiri.

Fenomena klasik tersebut jika dibiarkan berlarut tanpa adanya upaya preventif dari pemerintah dan stakesholder terkait lainnya maka sudah hampir dapat dipastikan bahwa perilaku vandalistik anak bangsa akan semakin permisif dan cenderung melahirkan tradisi bebas nilai.

Berpijak dari pemikiran di atas saya selaku praktisi dan salah satu pegiat dunia pendidikan turut prihatin dan miris melihat sikap-sikap radikal anak bangsa yang lebih memilih jalanan sebagai wahana untuk mengekspresikan selebrasi kelulusan.

**Penulis adalah Wasekjen SEGI Garut

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY