Legislator Garut Ini Minta Kades Girimukti Tidak Arogan dan Asal Main Pecat

0
534

HARIANGARUT-NEWS.COM – Terkait dengan pemberhentian Kepala Dusun secara sepihak oleh Kepala Desa Girimukti Kecamatan Cibatu, Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Garut, H Alit Suherman menanggapi, jika hal tersebut sudah sesuai dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014, Permendagri No 83 Tahun 2015 dan produk hukum lainnya yang mendukung, yang mengatur tentang tata cara Pengangkatan dan Pemberhentian Kepala Desa, itu sah-sah saja. Namun bila sebaliknya, kata Alit, jelas itu kesalahan fatal.

“Perangkat Desa itu bisa berhenti bila meninggal dunia, mengundurkan diri, terlibat pidana atau 60 hari berturut-turut tidak menjalankan tugasnya. Jadi Kepala Desa tidak bisa sembarangan dan arogan melakukan pencopotan kepada Perangkat Desa, karena ada aturannya.  Kalau Kades seenaknya mengganti perangkat desa, tidak menutup kemungkinan program yang sudah dibuat bisa kembali ke nol lagi. Terkait Surat Keputusan (SK) Kepala Desa Girimukti yang dinilai cacat hukum, karena tidak ada rekomendasi dari Camat Cibatu serta melanggar aturan lain dan sebagainya, segera laporkan kepada Pemerintah Daerah melalui DPMD (Dinas Pemberdayaan masyarakat Desa),” tandas H Alit, Selasa (20/03) usai menerima audensi HMI Cabang Garut di ruang rapat DPRD Kabupaten Garut.

Ketua Komisi A DPRD Garut menjelaskan, bahwa penggantian perangkat desa harus berdasarkan aturan yang berlaku dan tidak menimbulkan kegaduhan di tingkat desa. Alit mewanti hal itu mengingat pemerintah desa merupakan ujung tombak pemerintah daerah. Sukses atau tidak program pemerintah daerah dan pusat berada di tangan pemerintah desa, ucapnya.

“Desa itu langsung bersentuhan dengan masyarakat. Bagaimana desa dapat menjalankan fungsinya dengan baik bila Kepala Desanya terlibat konflik? Karena itu, saya minta agar Kades memahami hal itu dan dapat menjadi seorang pemimpin yang bijaksana bagi masyarakat. Sebaiknya Kepala Desa Girimukti itu juga jangan arogan,” tegas Alit.

Dia juga menyampaikan pesan agar para Kepala Desa yang ada di Kabupaten Garut menggandeng semua elemen masyarakat di desanya, serta berkoordinasi dengan camat selaku pembina desa. Dalam regulasi desa disebutkan, Kepala Desa terpilih disahkan pengangkatannya dengan Keputusan Bupati/Walikota, setelah adanya laporan dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang diserahkan melalui Camat tentunya, pungkas Alit.

Sebelumnya, seorang Kepala Dusun Desa Girimukti, Kecamatan Cibatu, Hendra Hermawan, diberhentikan oleh Kades Sumarna Wiryadi melalui Surat Keputusan (SK) Pemberhentian tanpa Nomor SK dan tidak dilampiri rekomendasi camat setempat serta alasan yang jelas. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia ad

LEAVE A REPLY