Kunjungan PANNA Garut ke Sat Narkoba, Ketahanan Keluarga Menjadi Protek yang Pertama

0
150

HARIANGARUT-NEWS.COM – Demi menyelamatkan generasi bangsa dengan meningkatkan kesadaran bahwa keluarga adalah benteng utama dalam mencegah akibat-akibat dari penyalahgunaan dan peredaran narkotika, penggiat anti narkoba Pergerakan Anti Napza Nusantara Amartha (PANNA) Kabupaten Garut melakukan kunjungan silaturahmi dan ramah tamah dengan Kasat Narkoba Polres Garut, Senin (07/05) di Kantor Sat Res Narkoba Polres Garut.

Dalam arahannya ke jajaran pengurus DPD PANNA Kabupaten Garut, Kapolres Garut yang diwakili Kasat Narkoba Polres Garut, AKP Cepi Hermawan SH menuturkan, langkah pertama untuk mencegah bahaya narkoba ini harus dimulai dari lingkungan keluarga sebagai lingkup terpenting yang dapat membentengi dari bahaya zat adiktif tersebut, selanjutnya secara bertahap bisa dilakukan pada lingkungan masing-masing.

“Ibarat teori obat nyamuk, sosialisasi dimulai dari lingkungan terkecil. Ketahanan keluarga menjadi protek yang pertama dalam rangka menjaga dan membentengi kita dari bahaya narkoba, selanjutnya tumbuh kembangkan pemahaman bahaya narkoba dilingkungan sekitar. Jika itu sudah dilakukan, maka akan timbul rasa cinta pada keluarga dan lingkungannya, sehingga semua berkomitmen untuk bergerak secara aktif di semua elemen masyarakat Garut untuk bersama memerangi narkoba dan menyelamatkan generasi bangsa,” papar Kasat Narkoba Polres Garut, Senin (07/05).

Kasat Narkoba Polres Garut, AKP Cepi Hermawan SH, sangat terbuka menerima kunjungan silaturahmi dengan pengurus DPD PANNA Kabupaten Garut, Senin (07/05).

Cepi melanjutkan, selama ini pihaknya rutin melakukan penyuluhan dan sosialisasi ke sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Garut. Karena kata dia, betapa pentingnya memberikan apresiasi kepada generasi muda yang merupakan aset bangsa untuk dapat mengembangkan potensinya semaksimal mungkin, sehingga generasi muda dapat fokus melakukan kegiatan-kegiatan positif dan berprestasi, menciptakan suasana kreatif dan menghindari suasana dari pergaulan negatif yang cenderung ke arah narkoba.

“Kami sangat mengapresiasi dengan adanya keberadaan PANNA yang merupakan kepanjangan tangan baik BNNK maupun Kepolisian untuk sama-sama memberantas peredaran narkoba di wilayah Kabupaten Garut. Kita harapkan, setelah pertemuan ini, pengurus PANNA bisa melanjutkan sosialisasi bahaya narkoba pada keluarga di rumah masing-masing dan bisa jadi agen-agen pencegahan narkoba di lapangan yakni lingkungan masyarakat dan keluarga,” terangnya.

Maka dari itu, lanjut Cepi, pencegahan narkoba tidak bisa hanya satu komunitas saja yang terlibat, namun semua stake holder harus terlibat. Semangat kebersamaan harus ditingkatkan dan diperkuat untuk menyongsong Garut bebas dari narkoba. Permasalahan ini tentunya menjadi tanggung jawab semua sebagai warga Indonesia, bukan hanya tugas kepolisian saja, pungkasnya. (JUL)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY