Korban di Garut Kota Sempat Kirim WhatsApp, Sebelum Ditemukan Gantung Diri

0
1526

HARIANGARUT-NEWS.COM – Diduga karena defresi, Eneng Rina Aulia Syahputri (25) warga Gang Cikendi RT04/10 Kelurahan Pakuwon, Kecamatan Garut kota Kabupaten Garut, nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di tempat kost Kampung Kebon Kalapa RT05/05, Kelurahan Ciwalen Kecamatan Garut Kota, Minggu (13/05) dinihari. Sebelum ditemukan tewas tergantung, Eneng Rina sempat mengirim pesan melalui WhatsApp (WA) kepada temannya Sendi Suci Rahayu.

Menurut Kapolsek Garut Kota, Kompol H Uus Susilo SE berdasarkan keterangan dari saksi, Eneng Rina diduga diketahui mengakhiri hidupnya karena sedang menjalani perawatan jalan akibat kecanduan Narkotika. Sebab, kata kapolsek, berdasar keterangan saksi Sendi (24) warga Gang Al-Ikhlas RT04/02 Kelurahan Kota Wetan Kecamatan Garut Kota, sebelumnya korban mengirimkan pesan melalui Whatsapp untuk datang ke kostannya.

“Setelah saksi datang ke kostan, ia lalu mengintip ke celah jendela dan melihat korban sedang menggantung di bawah kusen pintu. Sendi lalu mencari bantuan disekitar kostan, namun saat kembali lampu sudah menyala dan posisi korban dalam keadaan terlentang dibawah sehingga Sendi menduga ada orang didalam kostan tersebut. Dan ternyata didalam ada saudari Intan Agustria (25) yang merupakan teman satu kamar korban,” ungkap Kapolsek Garut Kota.

Mendapati temannya dalam keadaan tidak bernyawa, lanjut Kompol Uus, Sendi meminta Intan untuk membuka pintu dan meminta tolong tetangga kostan. Karena kaget dan bingung, Sendi dan Intan langsung membawa korban ke Puskesmas Tarogong. Intan Agustria sendiri merupakan teman kost korban yang beralamat di Jalan Dewi Sartika RT06/10 Kelurahan Cawang, Kecamatan Keramat Jati, Jakarta Timur.

Setelah mengamankan barang bukti dan memeriksa saksi-saksi, Kepolisian Sektor Garut Kota bersama Unit Identifikasi Polres Garut selanjutnya membawa korban ke RSUD dr Slamet guna dilakukan penyidikan. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY