Ketua Komite Pemenangan PASTI : KPUD Provokasi Pilkada Garut Tidak Aman

0
998

HARIANGARUT-NEWS.COM -Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Garut, dinilai tidak menghormati proses Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) yang saat ini sedang berjalan, salah satu buktinya adalah dengan mencetak dan menyebarkan alat peraga kampanye paslon. Sebagai pihak yang bersengketa atau tergugat, KPUD Seharusnya menunda terlebih dahulu pencetakan dan penyebaran alat peraga kampanye yang melibatkan paslon. Hal tersebut disampaikan Ketua Komite Pemenangan PASTI, Dadan Malik Ibrahim, Minggu (04/03).

“KPUD kan tau bahwa dengan adanya gugatan TUN maka kepastian paslon Agus Supriadi dan Imas Aan yang di dukung partai Demokrat dan PKB menunggu keputusan TUN. Oleh sebab itu, alat peraga kampanye semestinya ditunda pencetakannya, sampai menunggu keputusan yang bersifat final dan mengikat. Apalagi pencetakan menggunakan uang negara. Inilah implikasi dari kelalaian KPUD karena tidak meloloskan paslon yang memenuhi persyaratan,” ujar Dadan.

Dadan melanjutkan, pihaknya berharap Panwas menegur dan meminta KPUD menunda sementara waktu pencetakan dan penyebaran alat peraga kampanye, karena ini bentuk pelanggaran dan tidak menghormati proses hukum TUN. Jika tetap dilakukan, kata Dadan, artinya KPUD memprovokasi Pilkada agar berlangsung tidak aman, dan kami terpaksa akan menurunkan semua atribut kampanye yang dikeluarkan KPUD, pungkasnya. (Igie)**

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY