Kasat Lantas Polres Garut, Mulai Hari Ini Delman Dilarang Beroperasi 

0
244

HARIANGARUT-NEWS.COM – Di Kabupaten Garut, delman kerap beroperasi pada jalur mudik utama yaitu Jalan Raya Kadungora, Leles, Tarogong Kaler, Tarogong Kidul, dan Limbangan. Selain berjalan lambat, kusir angkutan tradisional yang ditarik oleh kuda ini sering kali berhenti di mana saja. Pada jalur tersebut, selain beroperasinya delman, terdapat sejumlah pasar tradisional yang juga ditengarai menjadi penyebab titik kemacetan setiap musim mudik Lebaran.

Pemerintah Kabupaten Garut, melalui Dinas Perhubungan dan Pihak Kepolisian Resor Garut, melarang angkutan tradisional delman beroperasi di selama periode mudik Lebaran 2018. Hal tersebut guna mengurangi kemacetan yang biasa terjadi. Sebagai gantinya, pemerintah telah memberi kompensasi kepada para pemilik kendaraan berkuda itu.

Anang Juhana (44), salah satu kusir Delman yang kerap beroperasi di belakang Pasar Limbangan, menjelaskan setiap menjelang hari raya Idul Fitri semua aktivitas transportasi tradisional, khususnya andong diliburkan. Meski dilarang untuk beroperasi, Anang mengatakan ia dan rekannya mendapat kompensasi.

“Ya mulai hari ini, dan ini tahun keempat kami harus berhenti beroperasi di hari raya Idul Fitri,” kata dia kepada hariangarut-news.com

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Garut, Drs H Suherman SH M Si menyampaikan, Pemkab Garut telah menggelontorkan dana sebesar Rp 383 juta untuk kompensasi bagi para pemilik delman berkaitan pelarangan beraktivitas selama arus mudi-balik.

“Kompensasi tujuh hari, masing-masing per hari 75 ribu rupiah. Jadi besaran kompensasi tiap delman itu 525 ribu rupiah,” terang Suherman, Senin (11/06).

Tidak semua delman dilarang beroperasi. Hanya delman yang berada di lima kecamatan yakni Kadungora, Leles, Tarogong Kaler, Tarogong Kidul dan Limbangan yang merupakan jalur mudik utama di Kabupaten Garut.

Sementara, Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna SIK melalui Kasat Lantas Polres Garut AKP Rd Erik Bangun Prakasa SH SIK menegaskan, bahwa delman masih menjadi potensi kemacetan saat mudik terutama di jalur nasional. Ada beberapa potensi yang menyebabkan kemacetan seperti pasar tumpah, terminal bayangan, delman dan kendaraan yang tidak layak jalan. Dan mulai hari khusus delman dilarang beroperasi, terangnya.

“Kebijakan meliburkan kusir delman ini membantu sekali dalam mengatasi kemacetan saat arus mudik dan balik. Ini agenda nasional. Maka untuk mengantisipasi hal tersebut diperlukan kesiap siagaan, baik secara personel maupun materil yang tersedia,” tandas Kasat Lantas Polres Garut. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY