Imbas Aksi Mogok di Garut, Pelajar dan Pegawai di Antar TNI/Polisi

0
1157

HARIANGARUT-NEWS.COM – Hari ini, Senin (05/02) seluruh angkutan kota (Angkot) di Garut melakukan mogok massal. Aksi mogok dilakukan sebagai upaya penolakan angkutan berbasis online yang sebelumnya pernah beritahukan oleh pengurus DPC Organda Kabupaten Garut.

Karena aksi mogok massal ini, ratusan siswa dari berbagai sekolah tidak bisa berangkat ke sekolahnya. TNI dan Polisi gabungan terpaksa turun tangan menerjunkan armada angkutan.

Danramil Tarogong Kidul, Kapten Inf Jaja Wiharja, dengan Kepolisian Resor Garut terkait aksi mogok massal yang terjadi di kawasan Simpang Lima.

Di Kecamatan Wanaraja, tampak ratusan siswa sekolah terpaksa diangkut menggunakan mobil Ranger Patroli Polsek Wanaraja Resor Garut.

Kapolsek Wanaraja, Kompol Tommy Widodo Arief SH mengatakan, polisi berupaya mengantarkan para siswa ke sekolahnya agar bisa belajar.

“Kami juga membantu masyarakat yang hendak bekerja. Bagi anak sekolah, kami antar dengan sepeda motor juga,” kata Tommy, Senin (05/02).

Ia mengatakan, pihaknya melakukan penjagaan ketat mulai dari Kecamatan Pangatikan, Wanaraja dan Sucinaraja, karena sejak pagi tampak para sopir Angkot melakukan sweeping terhadap rekannya yang sedang beroperasi.

“Kami tetap berupaya melakukan penjagaan hingga situasi benar-benar aman. Sejauh ini, kondisi sudah terkendali,” pungkas Tommy.

Babinsa Koramil Tarogong Kidul mengantarkan pelajar ke berbagai sekolah di wilayah Kecamatan Tarogong Kidul.

Sementara Danramil Tarogong Kidul Kodim 0611 Garut, Kapten Inf Jaja Wiharja, mengerahkan para Bintara Pembina Desa (Babinsa) untuk mengangkut para pelajar baik menggunakan roda empat maupun kendaraan roda dua.

“Kita akan terus mengangkut anak pelajar hingga siang nanti,” terang Jaja. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY