Hindari Biro Haji Palsu, YTI Sukamerang Gandeng PT Noor Abika dan Kemenag Garut

0
315

HARIANGARUT-NEWS.COM – Maraknya modus penipuan travel ibadah umrah yang terjadi pada masyarakat Garut akhir-akhir ini, membuat Ketua Yayasan Tarbiyah Islam (YTI) Desa Sukamerang, Kecamatan Kersamanah, Kabupaten Garut, Drs Aceng Toha M Pd, harus mengantisipasi Kelompok Pengajiannya terhindar dari hal-hal yang akan merugikan jamaahnya.

Bekerjasama dengan Kementrian Agama Kabupaten Garut dan Biro Perjalanan Wisata Syariah NOOR ABIKA, Minggu (25/02), Aceng Toha menggelar Sosialisasi Penyelenggaraan Haji Umrah dan Penandatanganan MoU YTI Sukamerang dengan PT Noor Abika di Aula YTI Sukamerang, Jalan Bandrek Cibatu, Kecamatan Kersamanah, Kabupaten Garut.

“Kebetulan sudah menjadi cita-cita dari dulu kami ingin memfasilitasi para jemaah pengajian yang ingin melaksanakan ibadah umrah. Dan setelah koordinasi dengan Humas YTI agar kami tidak terjebak oleh biro-biro palsu, maka kami sengaja mengundang pihak Kemenag Garut dan PT Noor Abika untuk menyampaikan sosialisasinya kepada jamaah,” jelas Aceng kepada hariangarut-news.com Minggu (25/02).

Direktur Biro Perjalanan Wisata Syariah PT Noor Abika, sekaligus Ketua PW IHPI Jawa Barat, H Holil Aksan Umarzein.

Dalam sosialisasinya, Direktur Biro Perjalanan Wisata Syariah, H Holil Aksan Umarzein menyampaikan, PT Noor Abika merupakan penyelenggara resmi Haji Khusus dan umrah, yang telah banyak melibatkan majelis taklim dan pondok pesantren di berbagai daerah di Indonesia untuk memasarkan paket umrah dan haji.

“Dalam rangka mengajak dan melayani masyarakat muslim, pada tahun 2014 PT Noor Abika merupakan perusahaan penyelenggara haji khusus yang memberangkatkan haji terbanyak dibandingkan dengan travel lain yakni 400 jemaah haji. PT Noor Abika memiliki tiga izin resmi yakni izin Umrah, izin haji khusus dan izin operasional dari Kementrian Agama,” terang Holil.

Melalui kerja sama dengan berbagai pihak tersebut, Holil menambahkan, PT Noor Abika setiap bulan rutin memberangkatkan jamaah umrah.

“Kami rutin memberangkatkan jamaah umrah sebulan satu kali tergantung atau sesuai permohonan calon jemaah, namun itupun bila persyaratan keberangkatannya sudah dipenuhi dan diurus,” ujarnya.

Travel umrah dan haji yang berkantor pusat di Graha Panyileukan Asri Jalan Soekarno Hatta, Ruko 18-19 Bandung dan Kantor Cabang di Jalan Raya Limbangan Timur Nomor 235 A, Kecamatan Balubur Limbangan, Kabupaten Garut itu menjual paket umrah regular Rp 21,5 juta dan umrah regular plus Turki Rp 26 juta.

Holil Aksan mengungkapkan, ada satu hal yang mungkin membedakan PT Noor Abika dengan travel umrah dan haji lainnya.

“Program PT Noor Abika adalah seluruh jamaah haji dan umrah, boleh menentukan sendiri waktu jadwal keberangkan ke tanah suci sesuai kesanggupannya masing-masing,” ujar Holil yang juga menjabat sebagai Pimpinan Wilayah Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (PW IPHI) Jawa Barat ini.

Sementara Kepala Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Garut, Drs H Usep Saepudin Muhtar M Pd dalam sambutannya menyampaikan, calon jemaah harus memastikan kepada biro perjalanan yang memberangkatkan sesuai ketentuan lima Pasti yakni pasti keberangkatan, pasti kepulangan, pasti tempat pemondokan, pasti akomodasi dan pasti visa.

“Saya mendukung Kesepakatan Penyelenggaraan Haji Umroh dan Penandatanganan MoU antara YTI Sukamerang dengan PT Noor Abika ini, agar masyarakat menjadi cerdas dalam memilih biro haji umrah,” pungkas Kepala Kemenag Garut. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY