Helmi : Teror Bom Tidak dibenarkan dalam Agama Manapun

0
298

HARIANGARUT-NEWS.COM – Wakil Bupati Garut yang sedang menjalani cuti, dr Helmi Budiman mengutuk keras peristiwa bom bunuh diri yang terjadi di beberapa lokasi di Surabaya, Jawa Timur pada Minggu-Senin (13-14/05). Helmi menegaskan, agama apapun tak pernah mengajarkan terorisme dan radikalisme.

“Kami menyesalkan, menyayangkan, sekaligus tak pernah setuju dengan tindakan terorisme. Kami mengutuk keras terorisme oleh siapapun, atas alasan apapun, kapanpun kejadiannya, serta apapun targetnya,” ujar Helmi di kediamannya di Villa Intan, Tarogong Kidul Senin (14/05).

Helmi menyarankan, semua elemen masyarakat Garut agar terus meingkatkan konsolidasi dengan unsur pimpinan lainnya sebagai tindak antisipatif pascaserangan bom Surabaya. Koordinasi tersebut, tercakup dalam peningkatan keamanan dan deteksi dini potensi radikalisme di wilayahnya.

“Ini jadi pelajaran di buat jajaran masyarakat akan meningkatkan konsolidasi dengan aparat keamanan, masyarakat juga kawal agar tak ada kejadian radikalisme dan terorisme serupa di Garut,” katanya.

Menurut Helmi, aksi bom bunuh diri di Surabaya jelas menyalahi agama, norma sosial, hingga undang-undang. Seluruhnya tindaknya salah, dan menjadi tidak relevan jika dikaitkan dengan agama tertentu.

“Jangan dihubungkan dengan agama apa pun. Boleh jadi pelaku mengaku ada kaitan dengan agama tapi sesungguhnya tak ada hubungan dengan agama apapun yang dianut. Hanya pemahaman sempit agama si pelaku saja,” katanya. (RENs)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY