Gugatan Agus-Imas Ditolak PT TUN, Tim Hukum Maju ke Mahkamah Agung

0
1024

HARIANGARUTNEWS.COM –Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PT TUN) telah membacakan putusan atas gugatan pasangan calon Agus Supriadi dan Imas Aan Ubudiyah, Rabu (14/03). Pada sidang tersebut Majelis Hakim memutuskan menolak gugatan seluruhnya dari pihak penggugat. Dalam hal ini Agus-Imas sebagai penggugat dan KPU Kabupaten Garut sebagai tergugat.

“Putusan PT TUN Jakarta atas sengketa Pilkada Garut 2018 memang sangat diluar dugaan kami, karena fakta-fakta persidangan sangat jelas sekali apa yang dikatakan Ahli sekaligus Dosen Hukum Panitersier/Pemidanaan dan Pemasyarakatan di Universitas Trisakti, Drs Dindin Sudirman Bc IP M Si, selaku mantan Sekretaris Jendral Pemasyarakatan, bahwa SK PB H. Agus Supriadi yang menyatakan bahwa PB berakhir tahun 2020 adalah salah secara administrasi,” ungkap Budi Rahadian SH selaku Tim Hukum PASTI.

Budi melanjutkan, ahli menegaskan bahwa PB tahun 2013 dan kalau ditambah dengan hukuman uang pengganti ditambahkan 3 tahun jadi PB berakhir tahun 2016 ditambah pembinaan 1 tahun jadi 2017 – Remisi 1 tahun. Ini juga, kata Budi, merupakan langkah hukum yang dilakukan sebagai proses pembelajaran dan pendewasaan dalam berpolitik, ucapnya.

“Pada waktu itu Majelis Hakim juga sepakat dengan yang dikatakan ahli sehingga waktu itu hakim menyampaikan tidak perlu lagi Ahli. Kamipun sepakat tidak menghadirkan ahli, tapi diluar dugaan putusan hari ini bertolak belakang. Dan yang lebih aneh lagi eksepsi Tergugat ditolak, permohonan Penggugat ditolak. Masih ada satu upaya hukum lagi yaitu Kasasi ke Mahkamah Agung, itu akan kami lakukan dan sedang sedang dirumuskan,” pungkas Budi Rahadian yang juga menjabat Wakil Sekretaris DPC Partai Demokrat Kabupaten Garut. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY