Eric, Pendiri Padepokan CEC Limanjaya : Dunia Harus Datang ke Garut

0
1009

HARIANGARUT-NEWS.COM – Dalam beberapa tahun terakhir, pencak silat dari Indonesia mulai melejit dan go international secara perlahan-lahan. Seni bela diri ini mulai dilirik oleh banyak pelaku film dunia untuk masuk ke dalam film-film besar mereka. Pencak silat ingin dijadikan sebuah ikon bela diri baru selain kungfu dari Tiongkok atau mungkin taekwondo dari Korea.

Salah seorang pendiri Bale CEC (Cecep Eric Cristhop) Limansajaya, Eric Chatelier, warga 57 quqi de l orge 91200 athis mons Perancis, saat acara penutupan Kasundan Internasional Silat Camp Garut 2018 mengatakan, berdiri Padepokan Bale CEC Limanjaya sudah direncanakan dari Tahun 2006. Atmosfer di Indonesia, kata dia, berbeda dengan di Erofa. Erik berharap, semua orang sedunia harus datang kesini, maksudnya ke Padepokan yang didirikannya bersama tokoh Pencak Silat Panglipur, Cecep Arif Rahman, dan salah seorang temannya yang juga berkebangsaan Perancis, Cristhop.

“Kalau budaya di dunia mau maju, maka datang kesini, ke kota Garut. Ide kita juga mendirikan Padepokan bukan hanya untuk pencak silat saja tapi untuk Pariwisata. Meskipun keluarga tidak bisa Silat tapi senang ketika berada di Padepokan Bale CEC Limanjaya ini. Walaupun Indonesia kadang tidak bagus didengar, tapi kalau sudah disini maka semuanya akan berbeda. Artinya, Dunia harus ke Garut,” ujar Eric, Sabtu (28/04).

Eric menambahkan, Padepokan Bale CEC Limanjaya yang beralamat di Kampung Tegal Panjang, Desa Tegal Panjang, Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut ini, bukan hanya diperuntukan untuk kesenian Silat saja, tapi lebih sebagai wahana berbaur tempat berbagai seni beladiri dari berbagai budaya di dunia. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY