Duet Maut Polisi Santri, Kisahkan Peristiwa Isra Miraj di SMPN 3 Garut

0
553

HARIANGARUT-NEWS.COM – Suasana peringatan Isra’ Miraj menjelang bulan suci ramadhan masih giat dilaksanakan oleh seluruh umat muslim. Tak kecuali segenap pelajar, guru dan Kepala Sekolah SMPN 3 Garut memperingati perjalanan satu malam Nabi Muhammad SAW. Peringatan hari besar keagamaan semacam ini merupakan salah satu cara pembelajaran karakter di sekolah.

Usai sambutan dari pihak sekolah, acara ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-quran oleh anggota Sat Binmas Polres Garut, Bripka Hilman SE. Siswa-siswi yang hadir begitu menyimak dengan khusyu lantunan ayat-ayat suci yang dikumandangkan sang qori tersebut. Selanjutnya, kegiatan Isra Miraj diteruskan dengan tausiyah oleh Polisi Santri yang juga anggota Sat Binmas Polres Garut, Bripka Umar Taufiq S Sos I.

Seluruh pelajar dan guru khusyu mendengar lantunan ayat-ayat suci Al-quran yang dibacakan oleh sang qori dari anggota Sat Binmas Polres Garut, Bripka Hilman SE.

Selain hikmah Isra Miraj yang direfleksikan serta dikolaborasi dengan situasi NKRI, cecara garis besar materi yang disampaikan Kanit Bintibmas ini mengenai pesan-pesan Kamtibmas seperti pencegahan penyalahgunaan narkoba, intoleran, terorisme, radikalisme berita hoax, dan menjaga situasi Kamtibmas menjelang Pilkada Serentak 018 agar aman dan kondusif. Untuk mencerahkan batin para hadirin, Polisi Santri Polres Garut ini memberikan ceramah yang menggugah melalui inspirasi keteladanan perilaku Nabi Muhammad SAW tentang mengaplikasikan makna sholat dalam kehidupan sehari-hari agar tercipta ketaqwaan dan perilaku akhlak yang baik.

“Saat menghadapi kegelisahan hidup, kita harus tawakal atau berserah diri hanya pada Allah SWT. Seperti halnya kisah junjungan Nabi Besar kita, Muhammad SAW yang begitu sabar dan penuh kepatuhan. Dalam perjalanannya ke Sidrotul Muntaha untuk menerima perintah sholat, awalnya untuk umat Nabi Muhammad adalah 50 waktu dalam sehari semalam, tetapi atas beberapa saran dari para Nabi sebelumnya, maka Nabi Muhammad SAW bolak-balik menghadap Allah SWT sampai 9 kali. Sehingga sholat yang diwajibkan pada umat Nabi Muhammad adalah 5 waktu dalam sehari semalam,” tutur Umar.

Isi tausiyah Polisi Santri, Bripka Umar Taufik S Sos I, selalu tampil memukau dan mampu menghipnotis hingga membuat jamaah menangis.

Semoga, lanjut Umar, dengan peringatan Isra’ Miraj ini kita dapat mengambil hikmahnya dan mengamalkan perintah sholat wajib lima waktu bukan lagi sebagai kewajiban, tetapi sebagai kebutuhan sebagai umat yang beragama. Sementara, Kepala Sekolah SMPN 3 Garut, H Asep setiawan S Pd M Pd, dalam kesempatannya menyampaikan ucapan terima kasih dan merasa bangga atas tausiyah dan pembacaan suci Al-quran oleh duet maut anggota Sat Binmas Polres Garut tersebut. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY