Dihadiri Peserta dari 22 Negara, Forkopimda Garut Tutup Kasundan Internasional Silat Camp Garut 2018

0
466

HARIANGARUT-NEWS.COM – Kasundan Internasional Silat Camp Garut 2018, menutup acara festival Silat Internasional pada Sabtu (28/04) yang digelar sejak 22-28 April, bertempat di Kampung Tegal Panjang RT01/17 Desa Tegal Panjang Kecamatan Sucinaraja, Kabupaten Garut. Selain para Pendekar dari dalam negeri, peserta juga diikuti dari 22 negara seperti Amerika, Brazil, Perancis, Inggris, Jepang dan lainnya.

Hadir dalam acara tersebut, Pjs Bupati Garut yang diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Garut, Drs Kuswendi M Si, Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna SIK, Kasdim 0611 Garut, Ketua KONI Kabupaten Garut, Ketua IPSI Jawa Barat, Camat Sucinaraja, Kapolsek Wanaraja Kompol Tommy Widodo Arif SH, Danramil Wanaraja Lettu Arm Heryanto, Ketua Umum Pencak Silat Panglipur, Sesepuh Paguron Pencak Silat Se-Kabupaten Garut beserta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Kepala Dispora, Drs Kuswendi M Si menyampaikan
dengan mengadakan festival silat internasional di Garut seperti ini hendaknya dapat mengingatkan pada pesilat di luar negeri tentang lokasi, kawasan tempat budaya silat itu berasal. Selain itu, kata Kuswendi, jika potensi silat diberdayakan dengan maksimal bagi setiap individu yang memiliki potensi dalam hal itu, maka mereka dapat menggenggam dunia dan benar-benar melestarikan budaya daerah yang mendunia, tukasnya.

“Saya atas nama Pemerintah Daerah Kabupaten Garut mewakili Pjs Garut yang berhalangan hadir, memberikan apresiasi setinggi-tingginya pada acara ini. Pencak Silat yang sudah populer di dunia merasa yakin pada masa mendatang akan ada di event Olimpiade. Kami dari Pemda Garut akan terus mendorong kegiatan ini agar menjadi agenda tahunan. Yang luar biasanya, Padepokan Kasundan ini mencakup TGR dan Ibing yang dimana hal tersebut pernah mengantarkan Kabupaten Garut menjadi juara umum pada perhelatan Lomba Pencak Silat beberapa waktu lalu. Intinya kami akan terus dorong, dan kami bantu Paguron dan Paguyuban dalam mencetak atlit silat, baik dalam silat ibing, silat tanding, maupun TGR,” pungkas Kuswendi.

Kuswendi menambahkan, pemberian bantuan perangkat fitnes untuk Bale CEC (Cecep Erik Christhop) Limanjaya ini merupakan bentuk keseriusan Pemda Garut dalam mendukung olahraga Pencak Silat sebagai warisan leluhur yang harus senantiasa dilestarikan. Garut selama ini telah mengukir banyak prestasi dan sudah saatnya menuju tahap internasional, pungkasnya. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY