Debat Publik Paslon Pilkada Garut 2018 “Tanpa Debat”

0
438

Oleh : Hasanuddin

HARIANGARUT-NEWS.COM – Debat Publik yang diselenggarakan KPU Kabupaten Garut pada Senin (07/05) bukanlah debat sebagaimana pengertiannya. Debat publik tanpa debat, lebih tepat acara ini disebut sebagai penyampaian visi, misi dan strategi kebijakan pasangan calon semata, maka acara tersebut pun tidak komprehensif.

Saya menilai, KPU Kabupaten Garut gagal faham beberapa hal. Pertama, substansi acara, dimana publik wajib mengetahui rencana visi, misi dan strategi kebijakan masing-masing Paslon, dan apa bedanya antar masing-masing calon. Kedua, debat menjadi keharusan, karena melalui debatlah, rasionalitas visi, misi dan strategi diuji. Ketiga, siapa yang di debat dan diuji?

Yang utama adalah pasangana petahana, karena Pilkada ada suatu mekanisme untuk mengevaluasi pemerintahan yang sedang berjalan, meminta pertanggungjawaban publik, dan menilainya melalui TPS. Oleh sebab itu, semua Paslon diluar petahana mestilah memberikan alternatif pilihan kebijakan.

Jadi terasa aneh jika tidak ada kritik terhadap petahana dalam acara debat. Paslon diluar petahana mestilah mengidentifisir dirinya sebagai paslon alternatif, baik sosok maupun gagasan. Jika tidak, untuk apa maju dalam pencalonan? Saya menilai bahwa KPU Kabupaten Garut telah bertindak tidak profesional, dan gagal memahami baik materi maupun substansi acara debat, ini pelanggaran, karena ada unsur kebohongan didalam penyelenggaraan acara tersebut.

Jadi, apa yang dapat ditarik kesimpulan dari tema percepatan atau akselerasi tersebut? Sangat kasihan kemampuan pasangan calon gagal dielaborasi karena KPU Garut tidak profesional.

**Penulis : Pemerhati Politik Garut

 

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY