Bertolak Ke Jakarta, Pjs Bupati Garut Soroti Dinas-Dinas

0
591

HARIANGARUT-NEWS.COM – Pjs Bupati Garut Koesmayadie Tatang Padmadinata, dalam menjalankan awal kerjanya meyampaikan banyak terima kasih kepada semua  pihak dan jajaran birokrasi yang telah menerima dan mendukung sebagai pejabat sementara di lingkungan Pemerintah Garut dan berharap semuanya bisa membantu dirinya, agar bisa bekerja sesuai yang di amanahkan sehingga tercipta Garut aman, nyaman dan damai.

“Selama 3 bulan ke depan kita akan sama-sama bekerja dan selaku Aparatur Sipil Negara kita akan melakukan apa yang seharusnya kita kerjakan dan setelah selesai menjabat saya akan kembali bertugas di Bakorwil kembali,” ungkapnya, Selasa (20/02).

Koesmayadie menuturkan, sesuai UU Pemendagri Nomor 1 Tahun 2018, ada beberapa Pemendagri yang mengatur Pjs namun Koesmayadi akan lebih fokus terhadap situasi keamanan di lingkungan serta dioptimalkan selama kampaye berlangsung agar bisa kondusip selama Bupati cuti kerja dalam mengikuti kampaye yang akan berakhir Juni mendatang, tukasnya.

“Jajaran Satpol PP agar terus memantau jalanya kampanye berlangsung, serta netralitas ASN harus tetap di jaga. Dan ingat yang namanya Tunjangan Kinerja Daerah (TKD) supaya disertai dengan pekerjaan yang sungguh-sungguh, serta lebih meningkatkan lagi pekerjaan di bidang masing-masing, jangan sampai menyalahi aturan yang telah ditetapkan. Silahkan berkoordinasi dengan pimpinan apabila ada hal yang kurang dimengerti dalam setiap pekerjaan,” ujar Pjs Bupati Garut.

Dikatakan Bupati Pjs, dirinya tidak mengharap ada yang terjerat Saber Pungli di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut. Perlu diketahui, imbuh dia, Saber Pungli akan terus memantau jalanya roda pemerintahan di berbagai intansi agar menjadi perhatian semua kalangan, tandasnya.

“Selain itu saya meminta kepada para ASN jangan banyak bolos kerja dan alasan yang tidak masuk akal. Serta seluruh pelayanan yang menyangkut pelayan publik agar ditingkatkan dan dipermudah. Terlebih pelayan RSUD dr Slamet Garut supaya lebih meningkatkan pelayanannya terhadap pasien yang membutuhkan. Apalagi lagi Rumah Sakit Daerah sekarang sudah dialih pungsikan oleh Provinsi, jadi apabila ada kebutuhan yang menyangkut kekurangan di RSUD tinggal koordinasi saja ke Provinsi,” terangnya.

Semua pelayan yang menyangkut perijinan, lanjut Koesmayadi, harus lebih di tingkatkan lagi. Mulai Diskominfo Finger PIN agar dibenahi jangan sampai lambat mengakses, supaya disaat melakukan pekerjaan yang menyangkut SKP tidak kesulitan.

“Dan agar permasalahan KTP segera terurai, saya sarankan Disdukcapil agar jumlah kependudukanya disesuaikan dengan jumlah yang ada di pusat, provinsi serta daerah. Bila masih kurang sarana peralatan bisa berkordinasi dngan bupati agar ditindak lajut ke provinsi supaya  masalah e-KTP yang ada di Jawa Barat dan Garut sudah beres semuanya. Sementara untuk Dinas Sosial tetap harus berjalan dalam segi kemanusiaan dan perhatikan warga yang membutuhkan perhatian pemerintah,” tegasnya.

Dalam rangkain Hari Jadi Garut, hari ini Bupati Kusmayadi tidak ikut serta dalam acara Jalan Sehat karena harus bertolak ke Jakarta terkait Pilkada Serentak. Adapun kegiatan diwakilkan kepada Asissten I. Dalam arahannya, Kusmayadi mengucapkan terimakasih kepada Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan Kabupaten Garut  yang mendapat Adi Pati Karya Tingkat nasional Ke-7 dari 34 Propinsi di Indonesia.

“Terus tingkatkan program pangan dan pertanian agar lebih supaya Kabupaten Garut menjadi lebih makmur,” pungkasnya. (Igie)**

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY