Bantah Terlibat Kasus Suap, Ketua KPU Garut Akan Buktikan di Sidang DKPP

0
649

HARIANGARUT-NEWS.COM – Menyikapi beredarnya surat dari salah seorang tersangka kasus suap Pilkada Garut, H. Didin, yang membuka adanya keterlibatan Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Garut, Hilwan Fanaqi, lantaran ikut menyarankan dalam penyerahan uang terhadap salah satu Komisioner KPUD Garut, Ade Sudrajat, dibantah oleh Hilwan.

“Saya sama sekali tidak pernah menyarankan orang yang bersangkutan dalam penyerahan uang satu pintu pada salah satu Komisioner KPUD Garut, logikanya kalau saya yang menyarankan kenapa tidak langsung saya terima saja,” ujar Hilwan Fanaqi, Senin, (21/05) pada wartawan saat ditemui di Kantor KPUD Garut, Jalan Suherman, Kecamatan Tarogong Kaler.

Hilwan menuturkan, dirinya sempat melakukan penolakan keinginan H. Didin untuk bertemu. Namun, akhirnya bertemu di kantor. Dalam pertemuan yang sangat singkat H. Didin memang disarankan untuk menemui Ketua Panwaslu Garut, Heri Hasan Basri.

“Saya memang menyarankan untuk menemui Ketua Panwaslu Garut, entah apa yang di bahasnya,” ujarnya.

Terkait adanya tudingan menyarankan satu pintu terhadap salah seorang Komisioner KPUD Garut, Hilwan Fanaqi membantahnya. Bahkan, sama sekali tidak pernah menyarankan untuk memberikan uang.

“Saya tegaskan lagi, tidak pernah menyarankan untuk memberikan uang pada salah satu Komisioner KPUD Garut, yang saat ini sudah ditangkap,” tegas Hilwan.

Hilwan mengaku tidak takut dengan nyanyian Didin, melalui surat. Yang mana jika memang benar akan diserahkan pada sidang Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) itu pun harus dilengkapi dengan bukti.

“Itu haknya H. Didin mau ngebuka juga, yang penting saya tidak pernah menerima uang apalagi ikut menyarankan. Kita lihat saja apakah memang terbukti saya bersalah?,” pungkasnya. (Igie/Daus)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY