Bakesbangpol dan FKUB Garut Kutuk Aksi Teror Surabaya Lewat Pernyataan Sikap

0
266

HARIANGARUT-NEWS.COM – Teror bom di Surabaya yang terjadi di tiga gereja dan Rusunawa Sidoarjo pada Minggu (13/05) dan aksi bom bunuh diri di gerbang pintu masuk Polrestabesta Surabaya, Jawa Timur, menghidupkan rasa geram sekaligus duka mendalam di hati masyarakat dari beragam kalangan. Di Kabupaten Garut, sejumlah organisasi masyarakat langsung menggelar aksi solidaritas sekaligus doa bersama untuk para korban serangan teror di Surabaya.

Bertempat di Kantor Badan Kesatuan Kebangsaan dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, unsur Pimpinan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Garut, menggelar pernyataan sikap aksi solidaritas sekaligus doa untuk para korban serangan teror di Surabaya.

Ketua FKUB Kabupaten Garut, Drs H Djohan Djauhari SH MH dalam pernyataannya menyampaikan perhatian serta duka cita yang sedalam-dalamnya atas korban di tiga Gereja dan korban di Mapolresta Surabaya. Djohan menegaskan, bahwa tindakan para pelaku teroris dan radikalisme tersebut merupakan tindakan biadab yang keluar dari nilai-nilai ketuhanan, nilai-nilai keagamaan, dan nilai-nilai kemanusiaan.

“Kami berkumpul dan berhimpun secara spontan, karena semua terpanggil untuk hadir di sini bersama-sama merasakan duka cita mendalam, rasa prihatin dan penyesalan yang mendalam, atas bom bunuh diri yang dilakukan sekelompok orang, dengan tujuan memecah belah menimbulkan rasa takut di masyarakat, dan merusak persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Djohan selaku Ketua FKUB Kabupaten Garut, Senin (14/05) malam.

FKUB Garut mengutuk pelaku tindakan bom bunuh diri, tindakan terorisme atas dasar dan latar belakang apapun yang menggunakan kekerasan, menebarkan rasa kebencian, diantara perbedaan keyakinan Ketuhanan dan Keagamaan. Dalam kesempatan tersebut, FKUB mendesak sekaligus mendukung sepenuhnya upaya dan langkah-langkah pemerintah dan aparat keamanan untuk mengusut secara cepat dan tuntas motif, pola, serta gerakan yang memicu terjadinya peristiwa tersebut, tukas Djohan.

Tampak hadir Kepala Bakesbangpol Drs Wahyudijaya M Si beserta staff, Ketua MUI Kabupaten Garut, KH Sirojul Munir, Sekretaris FKUB Garut, Drs H Samhari M Si, mewakili umat Katolik Drs Agus Wasono Widi, mewakili Umat Budha Nurnardi Wanfi, mewakili umat Kristen Elisa Saragih SE, mewakili PUI Ade Achyar, mewakili Serikat Islam Indonesia (SII) Dadang Munawar S Pd I, dan undangan lainnya.

Ketua FKUB menambahkan, atas dasar rasa duka yang mendalam dan keprihatinan yang mendalam, dan rasa persaudaraan yang tinggi pada kesempatan tersebut FKUB Kabupaten Garut mengeluarkan pernyataan sikap. Pernyataan tersebut disampaikan dalam press release Senin (14/05) malam di hadapan para awak media lokal dan nasional. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY