38 Murid PHMN Terpilih Ikut Lomba Pasanggiri Tingkat Kabupaten Garut

0
331

HARIANGARUT-NEWS.COM –Nenek moyang bangsa Indonesia sudah sejak lama telah memiliki seni bela diri yang disebut¬† Pencak Silat. Perkembangan silat secara historis mulai tercatat pada abad ke-14. ¬†Ketika itu penyebarannya banyak dipengaruhi oleh ajaran agama Islam di nusantara. Kala itu pencak silat diajarkan bersamaan dengan pelajaran agama di surau atau pesantren. Silat dan filosofinya menjadi erat dengan spiritual.

Tak terkecuali di Garut, Dunia Pencak Silat Kabupaten Garut dari waktu ke waktu terus dikembangkan. Disamping soal prestasi, banyak pihak yang mendukung perkembangan Pencak Silat sehingga pagelaran atau kompetisi Pencak Silat selalu digelar meriah.

Ketua Pencak Silat Perguruan Hegar Manah Nangerang, Yadi Jaenudin.

Hal itu diungkapkan Ketua Perguruan Pencak Silat Putra Hegar Manah Nangerang (PHMN), Yadi Jaenudin, kepada hariangarut-news.com, Jumat (09/02). Dia mengatakan, potensi berkembangnya Pencak Silat di Garut saat ini sangat besar. Hal itu setidaknya tampak dari banyaknya peminat yang mengikuti latihan di PHMN yang berdomisili di Kampung Nangerang, Desa Sukamerang, Kecamatan Kersamanah.

“Bahkan besok Sabtu (10/02), kami akan mengikuti pasanggiri yang digelar di GOR Kecamatan Pangatikan. Sejumlah 38 murid dari Putra Hegar Manah Nangerang terpilih untuk mengikuti Pasanggiri tingkat Kabupaten Garut,” tukas Yadi.

Yadi menambahkan, terkait legal formal Perguruan Pencak Silat PHMN sebagai Organisasi Kesenian, lembaga perguruan Pencak Silat yang berdiri pada 22 Mei 2016 lalu ini sudah terdaftar di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Garut serta di Persatuan Pencak Silat Indonesia (PPSI).

Antusias murid-murid PHMN melestarikan pencak silat di Desa Sukamerang, Kecamatan Kersamanah, Kabupaten Garut.

“Menyadari pentingnya mengembangkan peranan pencak silat dan menciptakan garis koordinasi di Kabupaten Garut, maka dirasakan perlu didaftarkan pada organisasi pencak silat yang bersifat nasional dan tercatat di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan,” pungkas Yadi, didampingi penasehat PHMN, Imam Juanda dan Ferry. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY