Sarat Prestasi, Duta Anti Narkoba DPD PANNA Jadi Relawan Demokrasi KPU Garut

0
84

HARIANGARUT-NEWS.COM – Sebagai Duta Anti Narkoba Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Pergerakan Anti Napza Nusantara Amartha (PANNA) Kabupaten Garut, Radit Eka Sundayana R SH, sering melaksanakan program yang interaktif guna meningkatkan pengetahuan pelajar di Kabupaten Garut tentang narkoba.

“Saya berharap bisa melaksanakan sosialisasi di sekolah-sekolah terdekat untuk memberikan edukasi bahwa mengonsumsi obat terlarang bukanlah jalan keluar dari suatu masalah dan mendukung generasi muda untuk terus meningkatkan prestasi,” ujar Radit disela-sela Penyuluhan Bahaya Narkoba di SMK Bhakti Husodo Bayongbong, Selasa (12/02).

Radit bersama Janur M Bagus saat memberikan sosialisasi Pemilu kepada siswa-siswi SMK Bhakti Husodo Kecamatan Bayongbong, Selasa (12/02).

Radit melanjutkan, bersama pengurus PANNA lainnya, dirinya akan melakukan program-program kerja yang lebih interaktif, mulai mengadakan games guna melatih seberapa tahu pelajar di Garut tentang narkoba itu sendiri. Kedua, imbuh Radit, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada SD, SMP dan SMA supaya mereka tahu bahwa solusi suatu masalah bukan dengan narkoba. Kekerenan seseorang juga tidak diukur dari apa yang dikonsumsi, tetapi dari prestasi, jelas Radit.

Selain menjadi Duta Anti Narkoba di DPD PANNA, anak muda yang pernah berprestasi di ajang Mojang Jajaka dan mantan anggota Paskibraka Kabupaten Garut ini juga merupakan seorang Relawan Demokrasi (Relasi) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut.

Tim Relawan Demokrasi bersama pengurus DPD PANNA Kabupaten Garut dan KNPI Kecamatan Bayongbong, Sosialisasi dan Penyuluhan Bahaya Narkoba di SMK Bhakti Husodo, Selasa (12/02).

“Relawan demokrasi ini menjadi perpanjangan tangan KPUD Garut. Untuk mengajak masyarakat datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 17 April 2019 mendatang. Diharapkan dengan adanya keberadaan kami sosialisasi pemilu 2019 akan lebih baik lagi, imbasnya partisipasi pemilu 2019 meningkat dan hasilnya berkualitas,” kata Radit.

Relawan demokrasi, lanjut Radit, tidak bertugas hanya untuk menarik partisipasi pemilih untuk datang ke TPS saja, tetapi juga memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang waktu pemilihan di TPS mulai pukul 07.00 -13.00 WIB dan juga memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang tata cara memilih dan dalam hal pemberian surat suara sah atau tidak sah.

Bergabung dengan DPD PANNA Garut, mantan Mojang Jajaka dan Paskibra Kabupaten Garut ini getol kampanyekan Bahaya Narkoba.

Senada dengan Radit, anggota Relasi dari Kelompok Basis Internet, Janur M Bagus menyampaikan, tugas dari relawan demokrasi ini untuk membantu KPU mensosiliasasikan pemilu 2019. Relawan ini juga dibagi menjadi 11 basis.

“Sedangkan untuk sosialisasi dibantu oleh KPU. Misalkan sosialisasi menggunakan metode ceramah, penggunaan APK, pola bermain dan sebagainya. Bentuk sosialisasinya nanti bermacam-macam, kita sudah bentuk 11 basis kerja. Sosialisasi ke pemilih pemula, keluarga dan lain sebagainya,” pungkas Janur. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY