Bupati Garut Bangga Mahasiswa KKN Uniga Bedah Rumah Warga Miskin di Kecamatan Cisewu

0
789

HARIANGARUT-NEWS.COM – Puluhan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik dari Posko Kelompok 26 Universitas Garut bahu-membahu membedah rumah warga yang sudah rusak di Kampung Cisalak RT04/03 Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu. Aksi sosial perbaikan rumah ini sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap warga miskin dan tidak mampu.

Salah seorang Mahasiswi peserta KKN Tematik Uniga dari kelompok Desa Sukajaya, Tati Sumarni, di sela-sela kegiatan penyuluhan bahaya narkoba, Sabtu (09/02), menuturkan bahwa mahasiswa Uniga, sesuai tuntutan kurikulum perguruan tinggi, salah satu syarat adalah melaksanakan KKN.

Mahasiswa KKN Tematik Uniga bersama warga bedah rumah milik Umban (82).

Untuk itu, pada tahun 2019 ini, para mahasiswa diterjunkan ke daerah-daerah untuk membaur dengan warga, membantu pemerintah untuk meningkatkan taraf hidup kemasyarakatan. Sasaran KKN Uniga pada tahun ini adalah beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Garut.

“Kami sangat menaruh keprihatinan atas kondisi yang dialami warga. Kehadiran kami mahasiswa yang ber-KKN melihat kondisi warga tidak dari jauh tapi dari dekat. Kami terjun langsung memperbaiki rumah warga yang tidak layak huni. Kami diajarkan di bangku kuliah untuk peduli dan terlibat dengan warga, apapun kondisi  yang dihadapi di lapangan,” kata Tati.

Tati mengatakan tim KKN sejak awal dilibatkan dalam merencanakan dana, pencairan, pembelian bahan bangunan, hingga selesai rehabilitasi rumah. Menurut dia, butuh waktu sekitar dua hari untuk membangun rumah warga tersebut. Cepatnya waktu pembangunan karena seluruh warga gotong royong membantu membangun rumah.

Umban bersama istri, warga Kampung Cisalak, Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu berterima kasih kepada mahasiswa KKN Uniga yang telah memperbaiki rumah reyotnya.

Adapun peserta KKN Tematik Universitas Garut Kelompok 26 Desa Sukajaya 2 diantaranya Tati Sumarni, Yuli Frizkiani L, Pera Setiani, Desi Susilawati R, Ika Siti Rukoyah, Risna Febrianti, Ratna Wulansari, Enur Aipa, Decky Rynaldi, Ihwan Ihpawan, Erza Andika, Ridwan Setiawan, Andri Gunawan dan Sopian Subagja S.

Sementara, Umban (82), warga miskin yang rumahnya diperbaiki oleh mahasiswa, mengucapkan terima kasih atas bantuan perbaikan rumah yang diberikan.

“Rumah saya sudah mau ambruk, dinding dan gentengnya sudah mau roboh. Terima kasih kepada mahasiswa Universitas Garut yang sudah peduli,” ucapnya.

Bupati Garut, H Rudi Gunawan SH MH, apresiasi program unggulan mahasiswa KKN Uniga Kelompok 26 bantu masyarakat miskin di Kecamatan Cisewu, Senin (11/02).

Terpisah, kegiatan bedah rumah oleh mahasiswa KKN Universitas Garut di Desa Sukajaya, Kecamatan Cisewu, mendapat apresiasi dari Bupati Garut, H Rudy Gunawan SH MH. Ia menilai, Kabupaten Garut masih butuh inovasi dan sentuhan-sentuhan dari mahasiswa. Bupati mengaku sangat senang mahasiswa Uniga memiliki program bedah rumah ini.

“Apalagi saya dengar sampai berinisiatif menggalang dana untuk membantu merehabilitasi rumah yang tidak mendapat bantuan dari pemerintah,” katanya, Senin (11/02), usai melaksanakan apel pagi sekaligus pelantikan eselon II, III dan IV di Lapangan Setda Garut. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY