Maksimalkan Perolehan Zakat, Baznas Garut Bentuk Tim Kemitraan

0
98

HARIANGARUT-NEWS.COM – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Garut, saat ini terus mengembangkan ukuran keberhasilan program-program pemberdayaan zakat agar pemanfaatan dana umat dapat tepat sasaran dan berdampak signifikan dalam kesejahteraan mustahik, baik jasmani maupun spiritual.

Di awal tahun 2019 ini, mengingat potensi Zakat, Infaq dan Shodakoh (ZIS) sangat besar, Baznas Kabupaten Garut membentuk tim kemitraan dengan merekrut tiga orang yang telah ditunjuk oleh Baznas Garut yakni Silvi Hidayanti, Neti Yulia Wati dan Wahyu Yudistira yang diberi mandat untuk menarik para Muzahik dikalangan pengusaha dan perorangan di wilayah kerja Kabupaten Garut.

Ketua Baznas Kabupaten Garut, Rd H Aas Kosasih S Ag M Si menjelaskan, terbentuknya tim kemitraan saat ini berkaca kepada daerah lain yang telah berhasil meningkatkan pendapatan melalui program sales Zakat, Infaq dan Shodakoh yang ternyata sukses meningkatkan pendapatan di lembaga Baznas.

”Mereka akan bekerja secara acak ke perusahaan-perusahaan maupun perorangan untuk membayar zakat, infaq dan shodakohnya melalui lembaga Baznas, dengan konsekuensi upah persentasi hak amil yang diterima diluar upah yang disediakan Baznas tiap bulannya. Mereka dibekali data dari Dinas Tenaga Kerja yang mencapai 800 perusahaan yang ada di Kabupaten Garut,” kata Aas di ruang kerjanya, Jalan Pramuka, Kecamatan Garut Kota, Rabu (02/01).

Dibentuknya tim kemitraan ini, sambung Aas, diharapkan dapat memberikan kontribusi lebih besar lagi kepada Baznas untuk lebih optimal dalam membantu masyarakat Garut, hal ini bisa terwujud apabila tim kemitraan dapat bekerja dengan menarik beberapa perusahaan maupun perorangan dalam membayar kewajiban zakatnya melalui Baznas Garut.

”Kami berharap tim kemitraan ini bisa berjalan dengan baik dan berkontribusi untuk meningkatkan pendapatan bagi Baznas, yang akhirnya akan berdampak pula pada peningkatan bantuan bagi warga masyarakat Garut yang membutuhkan,” ujarnya.

Aas melanjutkan, bila itu terwujud maka akan membantu program Pemkab Garut dalam mengurangi angka kemiskinan, karena Baznas konsisten dalam program membantu masyarakat melalui program Garut Makmur, Garut Pintar dan Rutilahu serta program-program lainnya yang akan berdampak pada penurunan angka kemiskinan, tukasnya.

“Tiga petugas yang telah kami siapkan nantinya akan diberikan dana kompensasi ketika mengumpulkan dari dana zakat maka diberikan hak Amilnya sebesar 5%, kemudian dari infak, shodaqoh dan dana sosial keagamaan lainnya diberikan 10% hingga 20 %,” pungkas Ketua Baznas Garut. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY