Ketua APEKI Jawa Barat Kunjungi Kelompok Tani “Kopi Paste” Garut

0
191

HARIANGARUT-NEWS.COM – Dalam rangka pengembangan pemberdayaan kemandirian para petani kopi khususnya di Kabupaten Garut, Ketua Asosiasi Petani Kopi Indonesia (APEKI) Jawa Barat, H Asep Achlan, kali ini berkunjung ke Kelompok Petani Kopi Wanariksa Kampung Babakan Desa Cisero, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Rabu, (12/12). Hadir Caleg DPRD Kabupaten Garut Dapil 4 Nomor Urut 6 dari Partai Demokrat, Agia Abdal Basith, pengurus dan anggota Kelompok Petani Kopi Desa Cisero, Asosiasi Pengusaha Kopi Cisurupan.

Dalam kegiatan tersebut, pengurus Kelompok Petani Kopi Wanariksa Desa Cisero, Ayat (60) mengatakan, bahwa kopi yang di tanam adalah 100% Kopi Asli Arabika Dataran Tinggi gunung Papandayan Garut, yang bekerjasama dengan Perhutani juga peran Dinas Perkebunan Kabupaten Garut dengan pola Pengolahan Hutan Bersama Masyarakat (PHBM).

“Alhamdulillah Kelompok Petani Kopi Wanariksa sampai saat ini menanam kurang lebih 51 Hektar lahan perhutani dan milik warga, dan menghasilkan sekitar 2 ton/hektar permusim panen,” ujar Ayat, Kamis (13/12).

Ayat juga menambahkan dengan tujuan pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat, dalam menjual atau memasarkan hasil panen kopi ini bekerja sama dengan pengusaha setempat, yang mengolah kopi mentah menjadi kemasan atau siap saji. Dengan label produk “Kopi Paste” (Kopi Papandayan Sahabat Terbaik) yang di olah dari bahan baku, ini merupakan kopi terbaik dataran tinggi Papandayan hasil kelompok petani kopi Wanariksa, ujarnya.

Sementara Tatang (40), pengusaha kopi asal Desa Cisero Cisurupan Garut, yang turut hadir dalam acara kunjungan Ketua APEKI Jawa Barat mengucapkan terima kasih atas kunjungan Ketua APEKI Jawa Barat, H Asep Achlan, dan berharap melalui kunjungan ini membawa gairah dan semangat para petani dan pengusaha kopi di Desa Cisero Kecamatan Cisurupan.

“Saat ini pemasaran di samping warga lokal Garut, juga sampai ke Kota Bandung dan Jakarta, kadang mereka menunggu karena kami mencari dulu bahan baku dari para petani,” ungkap Tatang.

Sementara Ketua APEKI Jawa Barat H. Asep Achlan didampingi Agia Abdal Basith, disela kunjungannya menyampaikan, sudah menjadi tugas dan tanggung jawab APEKI, bagaimana Petani Kopi dan Pengusaha Kopi khususnya di Kabupaten Garut ini bisa maju dan berkembang, tidak kalah sama pengusaha kopi lain yang sudah profesional, bagaimana kopi Garut bisa terpublikasikan baik regional, nasional bahkan bisa internasional.

“Saya selaku Ketua APEKI selalu menyampaikan, dengan tujuan pemberdayaan dan kemandirian petani kopi, kami selalu mendorong para petani kopi agar selalu menjaga kualitas kopi itu sendiri baik pada petani kopi maupun pengusahanya yang mengolah dari bahan baku ke bahan jadi,” paparnya kepada hariangarut-news.com. (NDY)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY