Sekretaris KMPB : Terkait Banprov, Jika Bupati Garut Tidak Bersikap Jangan Harap Bisa Melanjutkan Jabatannya

0
706

HARIANGARUT-NEWS.COM – Ratusan massa yang tergabung dalam Komite Masyarakat dan Pengusaha Bersatu (KMPB) menggelar audensi dan unjuk rasa di Gedung DPRD Kabupaten Garut, Jalan Patriot, Jumat (30/11). Buntut aksi berawal dari keputusan Bupati Garut yang tidak melakukan penyerapan atas bantuan keuangan Bantuan Provinsi (Banprov) senilai Rp134 miliar.

Sekertaris KMPB sekaligus Korlap Aksi Unjuk Rasa, Ade Sumarna menyampaikan,
aksi yang digelar dalam rangka sebuah kepeduliaan yang terpanggil dari aspirasi masyarakat, dimana pengusaha selama ini terdzolimi sengan sistem yang dibuat oleh kebijakan-kebijakan politik khususnya Bupati Garut.

Sekretaris KPMB, Ade Sumarna.

“Salah satu yang kami khawatirkan bahwa kemarin anggaran Provinsi itu sudah tidak bisa terserap, ini membuktikan ketidak profesionalan, bahkan kami diombang-ambingkan seperti bola pingpong. Nah kami disini hadir hanya untuk menyampaikan dan berharap sikap Bupati Garut untuk menyikapi pengusaha-pengusaha yang dikatakan notabenenya 40% pengusaha tidak baik, mana buktikan?,” tandas Ade.

Ade melanjutkan, yang jelas hari ini KMPB menuntut pada Bupati untuk lebih memperhatikan kaum-kaum pengusaha kecil. Dikatakan dia, birokrasi sekarang bukan lagi birokrasi yang melayani kepentingan umum tapi birokrasi yang menjadi pengusaha jadi-jadian, sebut Ade.

“Banyak kegiatan-kegiatan pengusaha yang dilakukan oleh orang birokrasi kenapa Bupati diam begitu saja, apa mungkin ada upeti pada bupati ataukah konvensasi? Inilah saya harap Bupati Garut ini tidak berbicara kapasitas politik tapi berbicara dinamis, seorang bapak Garut yang harus mementingkan aspirasi yang ada di kabupaten Garut,” tandasnya.

Sekretaris KPMB berharap, seandainya bantuan senilai Rp134 miliar terserap, maka enam ribu pengusaha kecil seperti tukang tembok, tukang kayu, dan lainnya akan mendapat pekerjaan. Ini baru awal, jika Bupati Garut tidak bersikap, jangan harap Rudy Gunawan bisa melanjutkan jabatanya, pungkas Ade Sumarna.

Pantauan hariangarut-news.com, aksi yang berlangsung mendapat pengawalan ketat dari kepolisian. Hadir para pengusaha, aktivis, mahasiswa, Ormas, LSM, masyarakat, dan guru honorer. Sementara Gedung DPRD sempat dilempari puluhan telur busuk oleh peserta aksi. Hingga berita ini diturunkan belum ada tanggapan baik dari Bupati Garut maupun anggota DPRD. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY