Humas Diskominfo Garut Bersama BPK Jabar Bangun Sinergi dengan Media

0
154

HARIANGARUT-NEWS.COM – Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Kehumasan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Garut Ricky Rizki Darajat SH M Si, bergabung dengan seluruh Humas Pemerintah Kabupaten /Kota Se-Jawa Barat menghadiri undangan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat, dalam acara Media Workshop 2018 di Kantor BPK Perwakilan Jawa Barat, Jalan Mochammad Toha, Bandung.

Disampaikan Kabid Humas Diskominfo Garut, acara tentang Keterbukaan Informasi Publik tersebut mengusung tema “BPK Membangun Sinergi Dengan Media” dengan Manghadirkan narasumber, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat Arman Syifa, Perwakilan TVRI Herbert Marolop Sinaga, dan dari Biro Humas Provinsi Jawa Barat – Azis Zulfikar.

Menurut Ricky, di Kabupaten Garut sinegritas Forkompimda dan Media selama ini berjalan dengan baik. Seperti yang kerap disampaikan oleh pimpinan, kata dia, bahwa ada satu kesatuan yang tidak terpisahkan antara Pemkab Garut dengan media yang merupakan hal penting dalam rangka membangun dan mewujudkan Kabupaten Garut Takwa, Maju, Sejahtera.

“Media Workshop ini dapat membangun sinergitas dalam pengemasan dan penyampaian informasi, selain ituĀ untuk menjalin kerja sama yang baik antara pihak BPK, Humas Pemerintah Daerah dan media untuk membangun komunikasi yang positif terutama dalam informasi hasil pemeriksaan BPK,” ujar Ricky, Jumat (09/11).

Sementara itu Biro Humas Provinsi Jawa Barat, Azis Zulfikar mengajak semua awak media untuk bersama-sama mengawal pemerintah dalam keterbukaan publik supaya tidak ada miss komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Media harus siap menyampaikan keterbukaan informasi ini dengan transfaran, akan tetapi media juga harus menjembatani informasi tersebut serta menyampaikan informasi yang sebenar-benarnya,” katanya.

Narasumber lain, Herbert Marolop Sinaga dari TVRI, menyampaikan bahwa media harus memberikan contoh yang baik dalam penayangan informasi yang sifatnya mendidik, serta berita tersebut harus sesuai dengan kenyataan.

“Informasi yang selama ini di sampaikan melalui TVRI secara harus sehat, kuat dan mendidik sehingga tidak menimbulkan suatu berita yang bohong dan hoak,” kata Herbert.

Herbert menambahkan, insan Pers pada saat mengangkat berita supaya dikaji dan diperiksa terlebih dulu, agar tidak menjadi permasalahan dan penafsiran yang salah sehingga dapat menimbulkan kekisruhan di masyarakat, pungkasnya. (Adv)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY