Minim Dana, IMI Garut Siap Raih Hasil Gemilang di Porda 2018

0
332

HARIANGARUT-NEWS.COM – Kendati diselimuti keterbatasan sarana dan prasarana, Ikatan Motor Indonesia (IMI) Korwil Kabupaten Garut optimis mampu meraih prestasi di Pekan Olaharaga Daerah (Porda) Jabar XIII 2018 yang akan digelar jelang akhir tahun ini.

Asa itu cukup rasional mengingat, di kualifikasi Porda kontingen Garut mampu menempatkan di peringkat 5 besar. Target mereka di Porda sendiri yakni mempertahankan prestasi di PON XIX, meraih 1 medali emas.

Ketua IMI Korwil Garut, Tedy Golsom mengungkapkan, jika bicara target jangankan di cabor balap motor, semua cabang olah raga pun harus punya target karena itu bagian dari acuan atau motivasi, masalah nanti tercapai atau tidak yang penting kita sudah berusaha, ungkapnya, Selasa (14/08).

“Pada Porda nanti kontingen Garut bakal menurunkan empat andalannya. Mereka akan turun di dua kelas yaitu Kelas Perorangan dan Kelas Beregu. Mohon doa dan dukungan kepada seluruh masyarakat Garut, semoga kita bisa memberikan yang terbaik. Disamping itu ada tiga hal yang jadi kunci keberhasilan dalam cabor balap motor, pertama faktor skill/kemampuan, kedua faktor motor misalnya sama-sama di kelas standar, dan terakhir faktor keberuntungan, kita punya pengalaman di Porda kemaren nyaris meraih emas tapi di lap terakhir pembalap terjatuh dan akhirnya memperoleh perak,” tutur Tedi kepada hariangarut-news.com.

Saat disinggung tentang persiapan menghadapi Porda nanti, Tedy mengungkapkan, dikarenakan kita tidak mempunyai sarana latihan maka dilaksanakan diluar kota yaitu dengan mengikuti turnamen, padahal secara materi itu lebih mahal dibanding jika mempunyai sarana sendiri. Dalam hal ini, Tedi memohon pengertian kepada masyarakat Garut jika dilaksanakan event balap motor mengunakan sarana umum mohon dimaklumi karena kita tidak mempunyai sarana, toh event tersebut dilakukan tidak tiap saat, ungkapnya.

“Kami berharap Pemkab Garut bisa memberikan perhatian serius kepada cabang olah raga yang punya potensi dan digemari masyarakat seperti salah satunya balap motor. Mimpi kami hanya ingin mempunyai sirkuit seperti di Kabupaten lain,” harapnya.

Ketua IMI Garut menambahkan, perhatian pemerintah kepada insan olah raga merupakan amanat undang-undang dimana pemerintah daerah wajib mengalokasikan anggaranya dalam rangka pembinaan dan pengembangan prestasi olah raga, apalagi cabang balap motor selalu menghadirkan animo yang luar biasa, ribuan pemerhati selalu memadati saat digelar event balap motor, tutup Tedy. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY