Wisata Edukasi, Petik dan Kupas Langsung di Kebun Jeruk Garut

0
791

HARIANGARUT-NEWS.COM – Wisata yang satu ini cocok bagi penyuka buah-buahan terutama Jeruk. Wisata petik Jeruk Garut mengenalkan destinasi wisata yang memuat beragam edukasi mulai dari mengenal tanaman, memetik dan mengupas Jeruk, hingga mencicipi segarnya Jeruk di kebun. Saat libur sekolah wisata ini ramai pengunjung.

“Selamat datang di kebun Jeruk Garut Desa Situ Gede Kecamatan Cigedug. Jeruk ini asli lho khasnya Kota Garut. Bentuknya sedang gak terlalu besar, tapi rasa manis mendominasi ketimbang rasa asam. Jeruk Garut bisa dipetik kapan saja tanpa terpengaruhi oleh cuaca baik hujan maupun kemarau,” ujar pemilik kebun Jeruk, Leli Siti Saidah, Senin (09/07).

Melihat sejarah pengembangan Jeruk Garut, sudah dilakukan sejak Tahun 1964 silam. Saat liburan panjang seperti sekarang banyak pengunjung yang datang ke tempat ini. Sebagian besar adalah wisatawan asal Bandung dan Jakarta.

“Mereka sengaja mengisi libur sekolah dengan mengunjungi objek wisata edukasi Jeruk Garut. Disini pengunjung diajak untuk menikmati nuansa wisata di dalam kebun. Bebas berkeliling di area kebun Jeruk sambil memetik langsung buah jeruk yang telah matang. Tidak hanya itu, pengunjungpun dapat langsung mengupas jeruk dan mencicipinya. Iya sama keluarga soalnya kan masih libur sekolah jadi sempetin liburan kesini, petik jeruk nyobain juga iya manis banget,” ujar Wina pengunjung asal Jakarta.

Objek wisata petik jeruk Garut ini dikembangkan petani sekitar sejak dua tahun lalu. Berbeda dengan sebelumnya, kini di kebun jeruk ini makin tertata rapi. Tanaman jeruk Garut terhampar luas diatas lahan lebih dari 1,5 hektar. Ada yang siap petik, baru mau matang, ada juga jeruk yang masih dalam proses pertumbuhan.

Lilis menuturkan, ini menjadikan pendidikan bagi pengunjung. Memetik buah jeruk segar kini tidak dengan gunting melainkan dengan tangan langsung dengan cara memutar buah jeruk dan menariknya dari tangkai. Tujuannya agar jeruk tetap tumbuh alami, katanya.

“Iya supaya kebanyakan kan yang kesini keluarga sekolah bawa anak kecil supaya ada pendidikan dulu pake gunting sekarang diputar lalu ditarik memetiknya. Tanpa dibatasi waktu pengunjung bebas berkeliling kebun dan bisa membawa pulang jeruk yang mereka petik, satu kilo gramnya dihargai Rp 20 ribu,” jelas Lilis.

Pantauan hariangarut-news.com, belasang saung gasebo yang disebar di kebun untuk istirahat sudah disiapkan. Termasuk paket makanan nasi liwet lengkap dengan daging ayam kampung dan ikan goreng tersedia disini. Sepanjang libur sekolah tak kurang dari 300 pengunjung datang setiap harinya. (RENs)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY