DPD PANNA Garut Gelar Bukber dan Sosialisasi Anti Narkoba

0
257

HARIANGARUT-NEWS.COM – Indonesia darurat narkoba bukanlah slogan semata. Fakta menunjukan, selain pengguna sudah mencapai 5 juta orang, juga menyasar semua kalangan masyarakat. Kini, tidak ada segmen masyarakat yang bebas dari narkoba, dari aparat keamanan, birokrat hingga pelajar sekolah. Dalam konteks pencegahan, masyarakat dan pelajar masuk kategori target primer. Mereka adalah kelompok yang membutuhkan informasi seimbang antara bahaya dan penanganan inklusif narkoba.

Hal tersebut disampaikan Narasumber Duta Napza dari DPD Pergerakan Anti Napza Nusantara Amartha (PANNA) Kabupaten Garut, Yanto Susanto AMK. Kali ini, DPD PANNA Kabupaten Garut melibatkan masyarakat untuk menjadi mitra dalam mencegah penyalahgunaan narkoba melalui buka bersama, sekaligus sosialisasi penyalahgunaan narkoba yang diikuti seluruh lapisan masyarakat Cisurupan yang digelar di Aula Desa Pakuwon, Kecamatan Cisurupan, Kabupaten Garut, Senin (11/06).

Dalam kegiatan tersebut, Duta Napza bersama Wakil Ketua PANNA Garut, Setiyawan, Bendahara PANNA Garut, Hendra Ristanta, dan Ketua PANNA Kecamatan Cisurupan, Ujang Wahid, mengatakan, pihaknya akan terus mendorong masyarakat agar bersama-sama mencegah penyalahgunaan narkoba, dan memiliki komitmen kuat untuk memberantas narkoba dari akar-akarnya.

“Sebagai Mitra BNN, kegiatan ini bertujuan untuk mengajak masyarakat sebagai ujung tombak untuk mengkapanyekan bahaya narkoba dan memberantas narkoba. Kita menjadikan masyarakat sebagai mitra untuk mencegah penyalahgunaan narkoba. Saya juga bersyukur kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat yang hadir. Pengguna narkoba ini sudah sangat memprihatinkan, karena tidak memandang status jabatan, semua kalangan rawan sekali terjerat penyalahgunaan narkoba,” beber Yanto, yang juga bertugas sebagai Perawat Programer HIV/AIDS di Puskesmas Bayongbong.

Yanto melanjutkan, dalam Sosialisasi Anti Narkoba tersebut, masyarakat tidak semata diberikan materi mengenai jenis karakteristik narkoba. Secara interaktif, masyarakat diajarkan menemukenali lingkungan dan solusi pemecahan atas bahaya narkoba. Sebagai bentuk komitmen bersama menolak, mencegah dan memerangi narkoba di lingkungan Kecamatan Cisurupan, masyarakat tersebut membacakan Deklarasi Anti Anti Narkoba.

Terpisah, Kasat Narkoba Polres Garut, AKP Cepi Hermawan SH dan anggota BNN Kabupaten Garut, Bripka Dedi Supriatna SH, saat dihubungi melalui seluler mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi kegiatan yang digelar jajaran DPD PANNA Kabupaten Garut tersebut.

“Saya secara pribadi mengapresiasi dan mengucapkan rasa terimakasih┬ákepada pengurus PANNA Garut yang sudah menggelar sosialisasi dan edukasi bahaya narkoba kepada masyarakat.
Mereka ini merupakan sosok pejuang karena mereka bekerja tanpa pamrih, tanpa imbalan, tanpa digaji, semata-mata mereka bekerja untuk masyarakat, agar generasi muda kita tumbuh cerdas dan terbebas dari Narkoba. Untuk itu kami BNN mendukung penuh kawan-kawan PANNA untuk mengadakan sosialisasi dan edukasi sampai ke tingkat desa,” tandas Bripka Dedi. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY