Tas Mencurigakan di Cibatu, Kapolres Garut Kerahkan Tim Gegana Polda Jabar

0
2250

HARIANGARUT-NEWS.COM – Masyarakat Kampung Gunung Limbangan, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, digegerkan dengan penemuan tas hitam tak bertuan yang tergeletak di depan Kantor PLN Jalan Sutan Syahrir RT01/02 Desa Cibatu, Kabupaten Garut. Tas jenis ransel yang yang sempat mencurigakan itu ditemukan salah seorang warga sekitar pukul 08.30 WIB, Sabtu (09/06).

Melihat tas yang sempat mencurigakan tersebut, awalnya warga melaporkan kepada Kepala Desa Cibatu, Dadang Sulaeman, kemudian dilanjutkan ke petugas Polsek Cibatu. Menerima informasi tersebut, Kapolsek Cibatu AKP Sukarso SH segera meluncur ke lokasi sembari berkoordinasi dengan Polres Garut.

Tim Penjinak Bom Polda Jabar sedang menyiapkan peralatan khusus yang sesuai dengan Standar Operasional.

Bersama Kasat Reskrim, Kasat Lantas, Kasat Intel dan Kasat Sabhara beserta jajaran, Kapolres Garut AKBP Budi Satria SIK ikut bergegas ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas penjinak bom (Jibom) Polda Jabar dikerahkan ke lokasi untuk menangani. Polisi mengamankan lokasi dengan jarak radius 100 meter dari temuan tas. Turut menyaksikan dilokasi Kepala Desa dan Camat Cibatu Drs Sardiman Tanjung.

Setelah digeledah, kekhawatiran warga terhadap tas mencurigakan itu buyar.
Satu unit tas ransel itu ternyata berisi kantong plastik, parfum, ballpoin, air mineral dan kertas wajit. Entah siapa pemiliknya, sejauh ini masih dalam penyelidikan polisi. Terhadap kejadian itu, AKBP Budi Satria Wiguna menghargai laporan masyarakat yang begitu jeli terhadap sesuatu.

Didampingi Kasat Intel dan KBO Intel Polres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna SIK memastikan barang yang mencurigakan tersebut dinyatakan aman.

“Tadi kita mendapat informasi dari warga terkait tas yang mencurigakan. Namun setelah kita periksa tas tersebut berisi kantong plastik, parfum, air mineral dan sejumlah barang lainnya. Kita berterima kasih kepada warga atas informasi yang diberikan. Memang kecurigaan itu harus dilaporkan kepada aparat. Tindakan Kepala Desa Cibatu sudah benar. Segala yang mencurigakan harus kita antisipasi dengan kerjasama masyarakat dan Polri,” ujar Kapolres.

Kapolres menambahkan, hasil proses pemantauan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dilakukan Jibom Polda Jabar, kata dia, berlangsung sekitar satu jam. Tim Jibom datang dan memeriksa apakah barang tersebut berbahaya atau tidak, setelah diyakinkan clear baru tim inafis untuk memastikan. Bukan dugaan bom, tapi dugaan benda yang mencurigakan, pungkasnya. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY