Hingga Mundur dari Jabatannya, Kadinkes Garut Ini Tak Miliki Rumah

0
777

HARIANGARUT-NEWS.COM – Langkah mengejutkan diambil Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, dr Tenni Swara Raifai, yang mengundurkan diri dari jabatannya menjelang Pemilihan Kepala Daerah Serentak 2018. Surat pengunduran diri, sudah di sampaikan pada Pjs. Bupati Garut, DPRD Garut, beberapa hari lalu, melalui sang istri tercinta.

Kabar akan mengundurkan diri dari jabatan sebagai Kepala Dinas, sudah tersebar sejak satu tahun terakhir. Namun, hal tersebut tidak dilakukan oleh Tenni, lantaran kental dengan politik. Yang mana dirinya dituding akan ikut mencalonkan sebagai Bupati Garut. Bahkan, rumor yang berkembang banyaknya intervensi dan tidak nyaman akhir-akhir ini.

“Saya mundur tidak ada hubungannya dengan suhu politik di Kabupaten Garut saat ini, serta tidak ada intervensi dari siapapun,” ujar Tenni Swara Rifai, Kamis (07/06) melalui ponsel selulernyanya.

Tenni mengaku, pengunduran dirinya disebabkan akan berakhirnya massa jabatan yang hanya tinggal dua tahun lagi. Lantaran, lebih memilih membuka praktek di beberapa klinik swasta di Kabupaten Garut.

“Saya kan usia sudah 58 tahun, saya lebih memilih untuk bekerja di beberapa klinik swasta membuka praktek,” tandas dia.

Selain lebih memilih membuka praktek, Tenni juga menyebutkan, mundurnya dari jabatan lebih mendasar, yakni harus adanya kaderisasi orang yang akan mengisi jabatan sebagai Kadinkes.

“Kalau saya lakukan sebelum pencalonan Bupati Garut, tidak mungkin akan mendapatkan izin. Soalnya, nantinya dikira saya akan ikut maju. Tadi juga Pak Sekda sudah tahu kalau saya mengunduran diri. Bahkan sudah di buatkan berita acaranya,” pungkasnya.

Terpisah, kabar pengunduran diri Kadinkes Garut bagi kerabat dan keluarganya tidak terlalu mengejutkan. dr Teni, kata salah seorang keluarganya yang bertugas di salah satu Kelurahan di Kecamatan Garut Kota menuturkan, keinginannya pak Teni mundur pernah disampaikan beberapa tahun lalu. Hanya keinginannya terpenuhi baru sekarang ini.

“Beliau pernah bilang mau mundur dari jabatannya karena ingin konsentrasi mengurus rumah sakit swasta. Jadi, bagi keluarga tidak begitu mengejutkan adanya kabar pak Teni mengundurkan diri. Beliau itu menjadi panutan dan suri tauladan bagi keluarga, kerabat dan rekan-rekannya. Orangnya jujur dan sederhana. Bayangkan saja, hingga saat ini seorang dokter yang pernah menjabat Kadiskes belum memiliki tempat tinggal atau rumah tetap,” ujar kerabat dr Teni tersebut.

Di kalangan awak media, Kepala Dinas yang pernah menjabat Kepala Puskesmas di Sukawening, Tarogong Kidul, Cisewu, bertugas di RSUD dr Slamet, dan Sekretaris Dinas Kesehatan itu memang sangat familiar. Teni selalu siap diwawancara kapan saja ketika dimintai keterangan saat ada yang perlu dikonfirmasi terkait dengan instansinya. (Igie/Daus).

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY