21 Fasilitator Masyarakat Garut Ikut Pelatihan Program Pamsimas

0
347

HARIANGARUT-NEWS.COM – Upaya mensukseskan program Pengadaan Sarana Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Direktorat Jenderal Cipta Karya, Direktorat Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum, Satuan Kerja Pengembangan Air Minum Berbasis Masyarakat, gelar pelatihan Fasilitator Masyarakat (FM) Lama dan Baru Program Pamsimas III Tahun 2018 untuk 15 Kabupaten Se Provinsi Jawa Barat, pada 26 sd 31 Mei 2018 di Hotel Jayakarta Bandung.

Hadir dari Satuan Kerja PAM BM DJCK Kementrian PUPR, Herry Muryanto ST MT, selaku PPK Satker PSPAM Provinsi Jawa Barat, Community Development (CD) Spesialis /Capacity Building (CB) Spesialist Pamsimas Provinsi Jawa Barat, dan dan 200 orang lebih peserta dari 15 Kabupaten se Provinsi Jawa Barat.

Distric Consultant (DC) Kabupaten Garut, Lia Heryani di dampingi jajaran Fasilitator Masyarakat (FM) Garut, saat dikonfirmasi Sabtu (02/06) mengatakan, peserta dari Kabupaten Garut berjumlah 21 orang terdiri dari 7 Tim Fasilitator Masyarakat (FM) dan tiga orang dari Jajaran DC Garut. Sesuai surat undangan dari Kepala Satuan Kerja Pengembangan Air Minum Berbasis Masyarakat nomor UM.01.01/PMBM/V/361 tanggal 17 Mei 2018.

Materi pelatihan seputar tahapan tahapan pendampingan program Pamsimas bagi para FM yang lama ataupun baru, yang nantinya mendampingi desa-desa pada saat pelaksanaan Pamsimas dari mulai persiapan, pelaksanaan dan pelaporan akhir kegiatan yang terbagi 4 Kelas FM Lama dan 3 Kelas FM Baru.

“Mudah mudahan para FM di Garut bisa solid bekerja sama dalam mensukseskan program, menjalankan tugas sesuai SOP-nya,” kata Lia.

Terkait bagaimana proses pengadaan barang dan jasa Lia menjelaskan, bahwa untuk pengadaan barang dan jasa pada program Pamsimas ada ketentuan dan kriteria, ada beberapa Metode Pengadaan Barang dan Jasa Tingkat Masyarakat, yakni partisipasi masyarakat, Survei Perbandingan Harga, Pemilihan Langsung (Perbandingan tiga Penawar) dan Penunjukan Langsung.

“Ini seperti lelang terbuka, namun dalam Pamsimas istilahnya pemilihan langsung.
Saya tekanan juga DC dan FM hanya mendampingi desa peserta Pamsimas, agar proses program berjalan sesuai prosedur tanpa ada intervensi apapun,” pungkas Lia.

Sementara Community Development (CD) Spesialis /Capacity Building (CB) Spesialist Pamsimas Provinsi Jawa Barat Teten Rustandi, saat dihubungi via seluler, membenarkan bahwa pelatihan untuk para FM telah dilaksanakan, penyelenggara pelatihan FM Pamsimas III TA. 2018 dari Satuan Kerja PAM BM DJCK Kementrian PUPR, dibuka oleh Herry Muryanto ST MT, selaku PPK Satker PSPAM Provinsi Jawa Barat.

“Saya berharap Pamsimas Jawa Barat, mempunyai fasilitator yg terampil, militan, jujur dan berintegritas untuk mendampingi masyarakat mencapai universal akses tahun 2019,” kata Teten kepada hariangarut-news.com. (NDY)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY