Diduga Memeras, Polsek Garut Kota Sergap Empat Oknum Wartawan

0
2508

HARIANGARUT-NEWS.COM – Jajaran Kepolisian Sektor Garut Kota Resor Garut menangkap 4 (empat) orang yang mengaku sebagai Oknum Wartawan, dan diduga melakukan Tindak Pidana Pemerasan, Kamis (24/05) malam.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna SIK, melalui Kapolsek Garut Kota Kompol H Uus Susilo SE, pada Kamis (24/05), menerangkan bahwa inisial ke-4 tersangka, masing-masing adalah AP (56) warga Kecamatan Pangatikan, AD (26) warga Kabupaten Karawang, HA (42) warga Kecamatan Kadungora, dan TM (25) warga Kecamatan Tarogong Kaler.

Barang bukti oknum waryawan yang diamankan Polsek Garut Kota.

Kapolsek Garut Kota menuturkan, keempat tersangka diduga terlibat aksi pemerasan terhadap korban yang bernama Usep Sobur (48) warga Kampung Babakan Pajagalan RT02/06 Kelurahan Sukamentri, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut.

Kejadian diduga diawali para tersangka yang mengaku sebagai wartawan ini, mendatangi rumah Asep Sobur, dan mempertanyakan anak korban yang menikah dibawah umur, para tersangka mengancam akan memberitakan di media, dan melaporkan korban ke pihak Kepolisian karena telah melakukan penipuan terkait usia anak tersebut.

Para tersangka awalnya sempat meminta uang Rp200 juta, kepada korban, dengan alasan untuk menebus koran, lalu terjadi negosiasi dan disepakati menjadi Rp50 juta, dan menyerahkan uang di salah satu rumah makan di kawasan Jalan Cikuray, Kecamatan Garut Kota.

“Saat korban menyerahkan uang sebesar Rp50 juta, kami bersama Unit Reskrim Polsek Garut Kota dan Unit V Sat Intelkam Polres Garut, langsung melakukan penangkapan dan membawa para tersangka berikut barang bukti ke Mapolsek,” ujar Kapolsek Garut Kota.

Adapun barang bukti yang diamankan berupa uang sejumlah Rp50 juta, 4 unit HP, satu unit Toyota Avanza Silver Nopol Z 1329 DN dan 1 botol kecil anggur merah. Adapun keempat pelaku diamankan oleh Unit Reskrim Polsek Garut Kota guna pemeriksaan dan pengusutan lebih lanjut, sedangkan untuk korban saat ini sedang melaporkan kejadian sekaligus dimintai keterangan.

“Para pelaku diduga telah melanggar Pasal 368 KUHP yakni barangsiapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa seorang dengan mengancam untuk memberikan barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang lain, maka diancam karena pemerasan dengan pidana penjara maksimum 9 tahun,” pungkas Kapolsek Garut Kota. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY