Usai Menginap di Gedung DPRD Garut, Warga Pasar Limbangan Akhirnya Membubarkan Diri

0
339

HARIANGARUT-NEWS.COM – Sudah satu hari satu malam massa warga masyarakat Limbangan, Kabupaten Garut, melakukan aksi menduduki Gedung DPRD Garut, yang berada di Jalan Patriot, Kecamatan Tarogong Kidul, akhirnya membubarkan diri setelah diterima oleh Penjabat Sekretaris Daerah, UU Saepudin, pada Kamis (12/0) malam.

Sebelum membubarkan diri massa yang kebanyakan para pedagang pasar Limbangan yang tergabung dalam P3L, warga Cijolang dan Aliansi Limbangan, sempat berdialog dengan Penjabat Sekda. Yang mana meminta kejelasan terkait penyelesaian pasar Limbangan dan penolakan pendirian pabrik yang berada di Desa Cijolang.

Sempat terjadi bersitegang di saat Penjabat Sekda Garut, Uu Saepudin tidak menuruti permintaan massa untuk menjadwal ulang pertemuan yang ditentukan pada hari Senin (16/04), beruntung petugas Kepolisian yang berjaga melerainya.

“Kami meminta kepada masyarakat Limbangan, untuk kembali lagi pada tanggal 20 April 2018. Nanti akan dihadirkan pula seluruh Kepala SKPD yang terkait dengan pasar Limbangan serta pendirian pabrik di Cijolang,” ujar Uu Saepudin dihadapan massa aksi.

Uu menjelaskan, tidak bisa dipenuhinya permintaan massa aksi, sangat beralasan. Banyak agenda pemerintahan yang sudah dijadwalkan, seperti akan mengikuti MTQ tingkat Jawa Barat dan pada Seninnya dilanjutkan akan ada acara di Provinsi dengan Kemenpan.

“Agenda tersebut tidak bisa di wakilkan. Maaf bukan tidak menghargai masyarakat Limbangan yang sudah bertahan di Gedung DPRD selama satu malam,” ujar Uu.

Berdasarkan pantauan hariamgarut-news.com, massa aksi baru mau membubarkan diri setelah ada kesepakatan yang dituangkan dalam Surat Pernyataan yang ditandatangani oleh Penjabat Sekda Garut tersebut. Bertindak sebagai moderator dalam acara yakni Ketua Fraksi Golkar, Deden Sopian. Massapun langsung membubarkan diri walau dari raut wajah terlihat kekecewaan. (Igie/Daus)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY