Ribuan Pelajar Garut Deklarasi Anti Hoax dan Tertib Berlalu Lintas

0
327

HARIANGARUT-NEWS.COM – Dalam rangka keselamatan berlalulintas dan mencegah hoax, Satlantas Polres Garut menyelenggarakan Gebyar Operasi Keselamatan Lodaya 2018 dan Deklarasi Anti Hoax dengan tema “Saya Indonesia, Saya Anti Hoax” di Halaman Mapolres Garut, Jalan Jendral Sudirman, Kecamatan Karangpawitan, Kabupaten Garut, Minggu (25/03).

Sebelum menggelar deklarasi, Jajaran Polres Garut bersama masyarakat, mahasiswa dan pelajar melaksanakan gerak jalan santai yang dimulai dari Toserba Asia Jalan Ahmad Yani dan berakhir di Mapolres Garut. Acara yang berlangsung dimeriahkan dengan lomba Drumband dan kostum terunik.

Ribuan pelajar dan mahasiswa padati halaman Polres Garut dalam rangka Deklarasi Keselamatan berlalu lintas dan anti hoax, Minggu (25/03).

Hadir dalam acara tersebut, Kapolres Garut, Forkopimda Kabupaten Garut, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Pejabat Utama Polres Garut, Kapolsek jajaran, mahasiswa, para pelajar dari 23 sekolah dan para tamu undangan.

Mewakili Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna SIK, Kasat Lantas Polres Garut, AKP R Erik Bangun Prakasa SH SIK menyampaikan, deklarasi ini juga menandai program Police Go To School. Lembaga pendidikan merupakan gerbang awal dalam memberikan pemahaman berkaitan tentang tertib berlalu lintas, terutama untuk pengendara pemula, ucapnya.

“Pengendara pemula seringkali mengabaikan keselamatan dan keamanan dalam berkendara. Keamanan berkendara bukan hanya menyangkut keselamatan sendiri, namun juga menyangkut pengguna jalan yang lain. Data di Satlantas Polres Garut selama tahun 2017, ada puluhan kasus kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengendara yang berumur antara 6 hingga 17 tahun,” ujar Kasat Lantas Polres Garut.

Lomba Drum Band dan Kostum Terunik, meriahkan acara Jalan Sehat Polres Garut.

Terkait Deklarasi Anti Hoax, AKP R Erik Bangun Prakasa mengatakan, Medsos sangatlah rentan terkait isu yang membuat masyarakat resah. Maraknya isu dalam kategori menebar kebencian harus dipahami oleh semua pihak terutama para pelajar dan mahasiswa. Pihak berwajib akan dengan tegas akan menindaklanjuti pelaku penyebar video maupun pembuat berita hoax.

“Media Sosial (Medsos) sekarang ini mulai dari anak-anak, remaja sampai orang tua sudah menjadi kebutuhan. Namun jangan gunakan kejelekannya tapi cari manfaatnya. Mari kita manfaatkan media sosial sebagai kebaikan, jangan digunakan untuk hal-hal negatif, apalagi mengirim berita-berita yang belum tentu jelas sumbernyaā€¯ tambah Kasat Lantas Polres Garut, Minggu (25/03).

Kasat Lantas juga menegaskan, tidak perlu takut dan resah menghadapi perkembangan seperti ini. Pelajar diminta peran aktifnya untuk selalu membantu melawan berita-berita bohong.

Sebagai puncak acara dalam giat tersebut, Polres Garut melaksanakan Deklarasi Anti Hoax yang diucapkan bersama-sama dan tanda tangan oleh para pelajar dan mahasiswa Se-Kabupaten Garut sebagai wujud perang terhadap Hoax. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY