PT KAI Daop 2 Meminta Maaf Atas Anjloknya Kereta di Malangbong Garut

0
381

HARIANGARUT-NEWS.COM – PT KAI Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung, melalui siaran pers memohon maaf kepada seluruh penumpang yang kenyamanan perjalanannya terganggu diakibatkan anjloknya KA Lodaya relasi Solo Balapan-Bandung di Km 226 + 8/6 antara Stasiun Bumiwaluya-Stasiun Warung Bandrek.

Menurut Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung, Joni Martinus, saat terjadi anjlok pada Kamis (22/03), pihaknya sudah melakukan tindakan normalisasi dan fokus pada evakuasi penumpang KA Lodaya tersebut dan juga melayani penumpang dari kereta-kereta yang tertahan perjalanannya diakibatkan adanya kejadian tersebut.

“Untuk saat ini kami masih fokus pada upaya normalisasi dan juga pelayanan kepada penumpang kereta api. Penyebabnya akan kami selidiki,” ujar Joni, Jumat (23/03).

Penumpang KA Lodaya yang mengalami anjlokan dievakuasi dengan mengalihkan perjalanannya menggunakan enam bus dari Stasiun Bumiwaluya Kabupaten Garut menuju Kota Bandung. Normalisasi jalur yang terhalang selesai pada pukul 18.40 WIB dan semua kereta sudah bisa kembali melewati jalur dengan mengerahkan kereta dan regu penolong beserta alat berat crane. Joni bersyukur, dalam kejadian ini semua penumpang KA Lodaya tidak ada yang cedera.

Adapun kereta-kereta yang tertahan akibat kejadian ini adalah KA Kutojaya Selatan relasi Kutoarjo-Kiaracondong tertahan di Stasiun Cipeundeuy dan KA Serayu relasi Pasar Senen-Kiaracondong – Purwokerto tertahan di Stasiun Cibatu.

“Penumpang kereta-kereta tersebut diberikan service recovery sesuai ketentuan perusahaan. Sekali lagi kami mohon maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penumpang kereta api,” tutup Joni. (Igie)**

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY