Pjs Bupati Garut Jadi Irup HUT Damkar Ke-99, Usianya Lebih Tua dari Gedung Sate

0
293

HARIANGARUT-NEWS.COM – Bertema “Optimalisasi Peran Pemadam Kebakaran Dalam Perlingdungan Masyarakat Menyongsong Pilkada Serentak 2018”, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut memperingati Upacara HUT Pemadam Kebakaran Ke-99 Tahun 2018 di Kantor Dinas Damkar Kabupaten Garut, Jalan Merdeka, Kecamatan Tarogong Kidul, Kamis (01/03).

Bertindak sebagai Irup dalam kegiatan tersebut, Pjs Bupati  Koesmayadie Tatang Padmadinata, dalam kesempatannya membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri RI dihadapan tamu undangan yang dihadiri oleh Asissten Daerah, Kepala Dinas Perhubungan Kabulaten Garut, anggota dan sukarelawan Dinas Damkar Kabupaten Garut.

Dinas Pemadam Kebakaran Garut peringati HUT Damkar di halaman kantor jalan Merdeka, Kecamata Tarogong Kidul, Kamis (01/03).

Dalam sambutan Mendagri, Pjs Bupati Garut menyampaikan, seperti yang telah kita ketahui dalam sejarah, masyarakat Batavia pada waktu itu memberikan penghargaan dalam bentuk Prasasti atas perjuangan Brandweer dalam memadamkan kebakaran besar di Jatinegara Jakarta. Dengan penghargaan dari warga tersebut artinya masyarakat membutuhkan perlindungan dari ancaman dan dampak kebakaran agar ketakutan kejadian kebakaran tidak terulang kembali.

Koesmayadi mengharapkan implementasi hadirnya Negara dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat sesuai dengan amanat nawacita yang pertama, yaitu menghadirkan kembali Negara untuk melindungi segenap bangsa dan memberikan rasa aman pada kesempatan yang baik.

“Saya mengingatkan kepada seluruh anggota pemadam kebakaran tentang Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintah daerah yang mengamanatkan, kebakaran merupakan urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar di bidang ketentraman dan urusan masyarakat,” ujar Koemayadi.

Kita semua, lanjut Pjs Bupati, harus menyamakan persepsi untuk pemadam kebakaran di seluruh Indonesia, karena pemadam bukan hanya penjaga kota saja, tetapi harus berperan aktif dalam setiap proses pembangunan, mampu mengorganisir seluruh elemen masyarakat dan mampu berkerjasama dengan seluruh masyarakat, ujarnya.

“Petugas pemadam harus melakukan inspeksi dan investigasi setiap kejadian kebakaran, serta memberikan pemberdayaan dan melindungi masyarakat sesuai dengan undang-undang aparatur pemadam kebakaran,” ucapnya.

Terkait Pilkada, Pjs Bupati Garut mengungkapkan, menghadapi perhelatan Akbar demokrasi Pilkada 2018, Dinas Damkar dituntut ikut serta mewarnai proses demokrasi, karena sebanyak 171 Provinsi, 39 Kota, dan 115 Kabupaten akan menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah secara serentak.

“Agenda besar lainnya pada tahun 2018 yakni sebagai penyelenggaraan Olimpiade Ke-18 yang akan digelar di Kota Palembang dan Jakarta. Pemadam kebakaran sebagai barisan terdepan dalam penanganan kebakaran harus memiliki kecerdasan lapangan yang sangat dibutuhkan untuk mensiasati kondisi geografis negara kita,” kata Koesmayadi.

Pjs Bupati mengucapkan selamat ulang tahun Pemadam Kebakaran Ke-99 Tahun 2018. Terus tingkatkan kapasitas aparatur dan kelembagaan, guna mewujudkan perlindungan masyarakat dalam mencapai tujuan pembangunan negara, dan semoga Allah SWT senantiasa selalu merahmati kita semua, tukasnya.

“Selamat ulang tahun Damkar Ke-99, dan saya baru sadar ternyata usia Pemadam Kebakaran lebih tua dibanding pembuatan Gedung Sate yang dibangun pada Tahun 1920,” seloroh Pjs Bupati Garut.

Koemayadi pun memberikan simbolis BPJS Ketenagakerjaan kepada dua orang relawan Damkar yakni, Bayu Candra Wardani dan Yeni Supiati. Koesmayadi berharap semoga bisa dimanfaatkan untuk dijadikan semangat kerja sebab pekerjaan dinas kebakaran sangat beresiko. Kini, Dinas Damkar Garut yang beranggotakan 96 dari PNS dan non PNS semua sudah memiliki kartu BPJS ketenagakerjaan, pungkasnya. (Igie)**

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY