Haris, Penyandang Disabilitas dan Pengurus IIDI Temui Ibu Wakil Bupati Garut

0
244

HARIANGARUT-NEWS.COM -Ada sebagian orang di dunia mempunyai keterbatasan dalam hidup. Mereka memiliki kekurangan fisik atau mental yang membuatnya terlihat berbeda dari orang normal lainnya. Namun banyak dari mereka yang tidak menjadikan kekurangan tersebut menjadi penghalang untuk mengukir prestasi.

Keterbatasan tersebut menjadi semangat untuk lebih keras dalam berusaha untuk meraih impian mereka. Semangat dan perjuangan orang-orang seperti itu yang sudah seharusnya kita tiru.

Sepertinya halnya Haris, pelajar salah satu Sekolah Luar Biasa (SLB) yang berada di Kecamatan Malangbong, Kabupaten Garut. Tidak ada yang berbeda ketika melihat sosok pelajar yang satu ini. Namun ternyata, Haris dilahirkan dalam kondisi tidak bisa mendengar dan tidak bisa bicara.

Segala kekurangan bukan akhir segalanya. Haris bukannya minder, ia justru terpacu untuk membangun kepercayaan diri di tengah perbedaan dengan teman-temannya.

Melalui campur tangan dingin seorang Diana Ratna Inten Tito, Ketua Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Garut, yang konsisten melakukan pembinaan kepada Haris, umumnya kepada kaum disabilitas, thalasemia, dan fakir miskin.

Kali ini, IIDI berkesempatan mengantar Haris, siswa SLB binaan IIDI bertemu istri Wakil Bupati Garut, Hani Firdiani Helmi Budiman, yang juga anggota IIDI Cabang Garut.

“Selain pernah menjadi juara satu lomba menggambar tingkat Provinsi, Haris juga masuk kategori 10 besar tingkat Nasional. Selama ini saya mendampingi Haris untuk mengembangkan bakat ataupun lomba,” ujar Yani, salah seorang guru SLB saat berada di rumah pribadi Wakil Bupati Garut, Jumat (02/01).

Haris diterima dengan penuh keakraban oleh keluarga Wakil Bupati Garut, bahkan sempat menggambar rumah Wabup yang dikerjakan dalam waktu singkat, tapi hasilnya luar biasa.

Ketika diwawancara, Haris berbicara dengan menggunakan isyarat didampingi gurunya. “Bapak saya selalu bilang, Tuhan itu Maha Adil. Kalau saya dilahirkan dengan kekurangan, pasti saya juga punya kelebihan,” ungkap Haris penuh Bijak.

Berbicara mengenai cita-cita, Haris memiliki sebuah keinginan sederhana. “Cita-cita saya adalah menjadi orang yang luar biasa dengan segala keterbatasan yang saya miliki. Saya ingin menjadi inspirasi buat semua orang, bahwa dibalik semua kekurangan pasti ada kelebihan,” pungkas Haris.

Pihak Pemerintah Kabupaten Garut pun merasa bangga. Hal ini diungkapkan Hani Firdiani Helmi Budiman, saat menerima silaturahmi Haris dan para guru SLB di kediaman rumah pribadinya Perum Villa Intan, Kecamatan Tarogong Kidul, Jumat (02/01).

“Pelajar dari Sekolah Luar Biasa pun bisa mengukir prestasi di kancah nasional dengan merebut juara pertama untuk katagori menggambar. Insya Allah, Haris akan diberikan penghargaan atas prestasinya yang akan diberikan pada saat apel pagi, Senin (05/02) di halaman Setda Kabupaten Garut,” pungkas Hanni. (Igie)**

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY