Bawaslu dan Uniga Tandatangani Mou Awasi Pilkada 2018

0
352

HARIANGARUT-NEWS.COM – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Garut dan Universitas Garut (Uniga) sepakat untuk bekerjasama dalam upaya meningkatkan peran dan partisipasi aktif perguruan tinggi mengawasi penyelenggaraan pelaksanaan Pilkada Serentak 2018 serta Pemilu 2019.

Terjalinnya kerjasama dua institusi tersebut, ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (Mou), bersamaan dengan acara Apel Pagi Universitas Garut, Senin (29/01) di Kampus Universitas Garut Jalan Samarang No. 52A Tarogong Kidul, Kabupaten Garut.

Penandantangan dilakukan oleh dan Rektor Uniga, Dr Ir H Abdusy Syakur Amin M Eng, disaksikan Wakil Rektor 1 bidang Akademik Dr Ijudin M Ag, Wakil Rektor II bidang Keuangan dan Administrasi Umum Dr H Nizar Alam Hamdani MM MT, Dekan Fakultas Pertanian Dr Ir H Tendy Kusmayadi, Wakil Dekan Kemahasiswaan FMIPA dan para dosen tetap Universitas Garut.

MoU tersebut memuat kesepakatan, kedua insitusi melakukan peran dan partisipasi aktif bersama dalam melakukan pengawasan penyelenggaraan Pilkada Serentak tahun 2018 Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat dan Pemilu Tahun 2019. Dalam waktu dekat Bawaslu akan memberi pembekalan pengetahuan tentang langkah Pengawasan, Jenis Pelanggaran, Jadwal Kampanye serta seluruh kegiatan yang berkaitan dengan fungsi pengawasan Bawalu Kabupaten Garut kepada mahasiswa peserta KKN Tematik Uniga 2018.

Seperti yang disampaikan Rektor Uniga dalam sambutanya, ia mengapresiasi Bawaslu Kabupaten Garut yang mengadakan kerjasama dengan Universitas Garut dalam upaya peningkatan kualitas pemilu yang lebih baik.

“Kami punya keyakinan jika penyelanggaraan Pilkada dilakukan dengan baik, jujur dan adil itu akan menghasilkan pemimpin yang baik pula. Jangan biarkan calon pemimpin kita membiasakan melakukan pelanggaran sekecil apapun karena itu akan jadi kebiasaan tidak baik jika nantinya terpilih menjadi pemimpin,” tandas Syakur.

Disinilah, lanjut Syakur, peran masyarakat salah satunya kalangan mahasiswa ikut mengawasi jalanya pilkada secara jujur dan adil, berani mengatakan dan melaporkan bahwa itu pelanggaran, jangan bersikap apriori terhadap pelanggaran yang ada, mudah mudahan Pilkada kali ini menghasilkan Pemimpin yang amanah, jujur dan bisa merealisasikan semua janji-janji  kampanyenya, ungkap Rektor.

Rektor menambahkan cukup senang dan ikut bangga melihat salah satu alumni Uniga dipercaya menjadi Ketua Bawaslu Kabupaten Garut, ini sebagai bukti kualifikasi lulusan Uniga terbukti bisa unggul dan dipercaya publik untuk memimpin institusi yang begitu sangat penting menjelang pilkada saat ini, pungkasnya.

Sementara Ketua Bawaslu Kabupaten Garut, Heri Hasan Basri S IP M Si mengungkapkan, partisipasi mahasiswa tidak hanya sebagai pemilih tapi ikut melakukan pengawasan.

“Bawaslu akan mendorong keterlibatan Perguruan Tinggi (PT) dalam hal ini dosen beserta mahasiswa Uniga untuk berpartisipasi terhadap pelaksanaan Pilkada Serentak tahun 2018 Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat dan Pemilu Tahun 2019. Modus-modus pelanggaran semakin canggih saat ini sehingga masyarakat dituntut berperan aktif dalam pilkada serentak, pemilihan legislatif dan pemilu presiden 2019,” terang Heri.

Hal tersebut, imbuh Heri, dikarenakan pengawas pemilu terbatas jumlahnya, baik di pusat hingga ke daerah. Diharapkan mahasiswa Uniga mampu melakukan pengawasan pada saat sebelum Pilkada maupun saat Pilkada itu dilaksanakan, sekecil apapun potensi kecurangan mahasiswa agar berani melaporkan, jangankan pelanggaranya baru berupa potensi saja kita wajib melaporkanya, dengan dukungan semua pihak kami tidak akan segan-segan memberi sanksi ringan, sedang bahkan sanksi terberat yaitu mendiskualifikasi pun kami siap jika pelanggaran itu sudah masuk pidana pemilu” ungkap Heri.

Secara khusus Ketua Bawaslu mengucapkan terima kasih kepada Rektor Uniga karena bimbinganya dirinya bisa dipercaya melaksanakan tugas sebagai ketua Bawaslu Kabupaten Garut. (Adv)**

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY