Bentrok, TNI/Polri Pukul Mundur Unjuk Rasa di KPU Garut

0
679

HARIANGARUT-NEWS.COM -Ratusan massa dari salah satu pendukung pasangan Calon Bupati-Calon Wakil Bupati (Cabup-Cawabup) Kabupaten Garut, Sabtu (27/01) mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Garut, mereka mendesak agar dilakukan pemungutan suara ulang di salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di Garut.

Pasalnya, mereka mengetahui salah seorang pemilih dari pendukung pasangan Cabup-Cawabup Kabupaten Garut, melakukan pencoblosan dua kali di TPS tersebut, sehingga ratusan massa pendukung Cabup-Cawabup pihak lain langsung mendatangi Kantor KPU.

Seluruh personel TNI/Polri menjadi peraga dalam simulasi pengamanan Pilkada Serentak 2018.

Namun, karena  Kantor  KPU Garut sudah mendapat penjagaan ketat dari petugas gabungan antara Polisi, TNI, dan Satpol PP Pemkab Garut, sehingga terjadi aksi saling dorong antara ratusan massa dengan petugas gabungan di depan pintu Kantor KPU Kabupaten Garut.

Berkat kesigapan ratusan petugas pengendalian massa (Dalmas) Polres Garut, Brimob Polda Jabar, dan TNI, ratusan massa pendukung salah satu pendukung berhasil dihalau dan dipukul mundur. Selain itu, petugas gabungan juga berhasil mengamankan sejumlah massa, yang dinilai sebagai provokator dalam aksi kerusuhan tersebut di Garut

Aksi saling dorong antara ratusan massa dengan petugas gabungan di Lapangan Ciateul, Desa Jayaraga, Kecamatan Tarogong Kidul, Kabupaten Garut itu terjadi dalam kegiatan simulasi  yang dilaksanakan oleh Polres Garut dan Polda Jabar dengan tujuan untuk mensukseskan pelaksanaan Pilkada serentak, yang diagendakan pada Juni Tahun 2018 mendatang.

Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna SIK mengatakan, meski Pilkada akan dilaksanakan pada 27 Juni 2018 mendatang, namun ini sebagai persiapan pengamanan Pilkada serentak agar berjalan sukses dan lancar.

”Sehingga untuk  mensukseskan pelaksanaan Pilkada serentak di Garut, kami melakukan simulasi pengendalian massa, untuk mengantisipasi terjadinya kerusuhan dalam Pilkada serentak  tersebut,” kata AKBP Budi Satria Wiguna, Sabtu (27/01).

Menurutnya, dalam simulasi pengamanan Pilkada serentak, pihaknya menerjunkan ratusan personil Dalmas Polres Garut, serta melibatkan penyelanggara Pilkada, petugas TNI, Satpol PP dan petugas Dinas Perhubungan Kabupaten Garut.

”Kegiatan simulasi ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan dan keterampilan penyelenggara dan anggota untuk mengantisipasi terjadinya adanya potensi aksi kerusuhan, dalam pelaksanaan Pilkada serentak di Kabupaten Garut,” bebernya.

Gladi Sispam ini dipantau langsung oleh Kapolda Jabar, PJU Polda Jabar, Kasdam III Siliwangi, Danrem 062 Tarumanegara, Wakil Bupati Garut, Dandim 1106 Garut, PJU Polres Garut, unsur Forkopimda Kabupaten Garut, KPU dan Panwaskab Garut, Pengurus Parpol, Mitra Polri, Tokoh Ulama, Tokoh Masyarakat, Pimpinan Ormas, bersama undangan lainnya.

Mengakhiri simulasi, Kapolres AKBP Garut memberikan instruksi langsung kepada personil yang sudah siaga untuk melakukan penutupan wilayah sampai situasi dalam benar-benar kondusif. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY