Operasi Semut Solusi Garut Semrawut

0
618

Oleh : Astri Oktaviani

Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau dalam bahasa Inggris disebut Car Free Day (CDF) merupakan sebuah kegiatan yang sudah tak asing lagi di telinga kita. Kegiatan ini bertujuan untuk menurunkan ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan bermotor.

Di Kabupaten Garut, kegiatan Car Free Cay ini rutin dilakukan setiap hari Minggu, pukul 06.00-10.00 WIB. Ketika CDF, kita bisa berjalan kaki dan menghirup udara tanpa polusi kendaraan bermotor. Namun, saat ini keberfungsian CDF tersebut telah berganti menjadi pasar dadakan. Banyaknya pedagang yang memadati sepanjang lokasi CDF membuat kondisi CDF terlihat semrawut, akibatnya sampah berserakan dimana-mana.

Kondisi inilah yang membuat komunitas Sabanda Sariksa melakukan aksi yang tak biasa. Car free day pada Minggu, 21 Januari 2018 terlihat berbeda. Lebih dari 50 orang berbondong-bondong membawa plastik sampah. Komunitas yang mewadahi BMX, Skateboard, Grafity, Serdut, dan Mountain Bike ini menyebutnya dengan operasi semut. Operasi semut atau pemungutan sampah ini bertujuan untuk menciptakan CDF Garut bebas sampah.

Pemungutan sampah dilakukan sepanjang jalan Ahmad Yani (depan Sehati Mega Store) sampai ke perempatan LP (Lapas). Jarak yang ditempuh memang belum bisa terlalu jauh dikarenakan jalan yang lain masih sempit oleh banyaknya pedagang. Sampah yang diambilpun berjenis organic dan anorganik.

Pencetus kegiatan Bayu Aka, menjelaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi sebuah gebrakan bagi komunitas Sabanda Sariksa yang sempat vakum sebelumnya. Komunitas yang lahir pada tahun 2011 ini, menjadikan operasi semut sebagai semangat awal tahun bagi Kota Garut yang indah. Para pedagang dan masyarakat penikmat CDF sangat antusias, begitupun tanggapan positif dari kepolisian. Operasi semut ini selanjutnya akan dilakukan setiap minggu dan menjadi tolak ukur untuk kegiatan sosial lainnya.

Sabanda Sariksapun mempertegas bahwa kegiatan ini murni dari anggota komunitas dan tidak ada sangkut pautnya dengan politik. Pesan terakhir mereka adalah masyarakat harus sadar akan kebersihan lingkungan terutama sampah, jika sampah musnah maka Garutpun akan terlihat indah. Kita tentu sadar bahwa kebersihan kota Garut adalah tanggung jawab seluruh masyarakat. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi semua elemen masyarakat.

Penulis :
Mahasiswi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Garut.
Semester V Jurusan Jurnalistik

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY