Di Garut, Istri Dibunuh Lalu Dikubur Suami di Kebun Bambu

0
5457

HARIANGARUT-NEWS.COM – Nasib tragis dialami oleh Nani Yulianti. Perempuan 32 tahun itu diduga tewas dibunuh suaminya, Adi Hartono (38). Jenazah korban ditemukan dikubur di kebun bambu pekarangan rumahnya, Kampung Gugunungan RT02/03 Desa Margawati, Kecamatan Garut Kota, Kabupaten Garut.

Kepala Kepolisian Sektor Garut Kota Resor Garut, Kompol Uus Susilo SH mengatakan pembunuhan itu terungkap setelah menemukan kejanggalan hilangnya Nani Yulianti sejak Rabu 3 Januari 2018 lalu. Keberadaan Nani akhirnya terkuak, ternyata ia diduga menjadi korban pembunuhan suaminya.

Penggalian jenazah korban disaksikan unsur Forkopim Kecamatan Garut Kota dan Tokoh masyarakat setempat, Senin (15/01).

Senin, (15/01) Jajaran Polsek Garut Kota bersama Sat Reskrim Polres Garut membongkar makam tempat pelaku mengubur jasad Nani Yulianti. Proses pembongkaran dipimpin langsung oleh Kapolsek Garut Kota, dengan disaksikan Camat dan Danramil Garut Kota, Lurah Margawati, RT dan RW, serta Tokoh Masyarakat setempat.

“Tersangka merupakan pasangan suami istri dengan korban. Diduga ia melakukan pembunuhan terhadap istrinya pada Rabu (03/01) sekira pukul 21.00 WIB. Kronologis kejadian berawal ketika kedua pasangan suami istri bertengkar hebat sehingga korban Yuli dipukuli menggunakan aqua galon dan helm dihadapan mertua tersangka, H Enan Rosyati, dan anak kandung tersangka, Ranto Adi Kusua. Ranto dan Enan sempat melerai namun malah dipukul. Kemudian sekira pukul 02.00 WIB, tersangka membangunkan saksi Ranto sambil memberitahukan bahwa korban Nani Yulianti sudah meninggal. Tersangka mengancam Ranto agar jangan bilang siapa-siapa nanti dibunuh,” ungkap Kompol Uus, Senin (15/01).

Jenazah Nani Yulianti dibawa tim indentifikasi Polres Garut, Dokpol, dan pihak RSUD dr Slamet Garut guna dilakukan autopsi.

Kapolsek Garut Kota melanjutkan, keesokan harinya pada Kamis (04/01) sekira pukul 08.00 WIB, saksi Ranto melihat tersangka sedang menggali tanah di kebun bambu belakang rumah menguburkan korban. Ranto dan Enan, kata Kompol Uus, tidak memberitahukan peristiwa tersebut karena takut akan ancaman tersangka, pungkasnya.

Sementara, Kasubag Humas Polres Garut, AKP Ridwan Tampubolon membenarkan adanya kejadian tersebut. Pelaku berhasil diamankan di Hotel Agung, Jalan HOS Cokroaminoto Jogjakarta. Kini, tersangka sudah ditangani Sat Reskrim Polres Garut.

“Untuk menghilangkan jejak, diduga pelaku mengubur jenazah korban. Pelaku terancam dijerat dengan pasal 338 KUHP dan undang-undang KDRT dengan ancaman hukuman penjara selama 15 tahun,” pungkas Kasubag Humas Polres Garut. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY