Polsek Garut Kota Ringkus Preman Pemalak Kendaraan Angkot dan Petugas Parkir

0
1486

HARIANGARUT-NEWS.COM – Empat preman kampung yakni Ardi Rahman (36), warga Kaum Lebak, RT06/08 Kelurahan Paminggir, Kecamatan Garut Kota, dan tiga orang warga Sanding Cintamaya RT01/04, Kelurahan Muara Sanding, Kecamatan Garut Kota, yakni Maman Suryamana (34), Tria Satriansyah (20), dan Gin Gin Rahmat Sukmana (17), terjaring operasi razia premanisme yang digelar oleh jajaran Kepolisian Sektor Garut Kota, Rabu (10/01).

Kapolres Garut, AKBP Budi Satria Wiguna SIK mengatakan, operasi razia premanisme yang digelar jajaran Polsek Garut Kota itu telah mengamankan empat orang yang diduga preman.

Kapolres Garut mendatangi para pelaku pemalakan yang di ringkus jajaran Polsek Garut Kota, Rabu (10/01).

“Kita mengamankan mereka dari tempat-tempat yang memang terindikasi banyak kegiatan premanisme seperti contoh di perempatan jalan. Menurut laporan Kapolsek Garut Kota, mereka meminta uang dengan paksa kepada setiap kendaraan angkot yang berhenti dan petugas parkir sambil mabuk,” ungkap Kapolres Garut saat melakukan kunjungan sekaligus kontroling ke Mapolsek Garut Kota, Rabu (10/01).

Kepada para pelaku, Kata Kapolres, akan dilakukan pembinaan seperti siraman rohani. Setelah didata, semuanya akan diberikan himbauan-himbauan dan yang terlibat pidana akan kita proses, tegasnya.

“Kegiatan ini dalam rangka operasi razia premanisme, kemudian kita menindaklanjuti perintah dari Kapolri untuk melakukan operasi-operasi terhadap kejahatan jalanan. Tidak hanya premanisme, tetapi kejahatan jalanan yang selama ini sudah meresahkan,” ujar AKPB Budi Satria Wiguna.

Kegiatan operasi seperti ini, lanjut Kapolres, akan digelar secara rutin dan secara garis besarnya operasi ini menunjukkan kesiapan Polres Garut dalam hal cipta kondisi menjelang Pilkada 2018.

Kapolres Garut pun menghimbau kepada masyarakat bahwa, jangan ragu-ragu ataupun jangan takut bila ada tindakan premanisme. Apalagi sekarang sudah eranya tekhnologi, kalau melihat aksi-aksi premanisme tolong direkam kemudian segera laporkan kepada kepolisian, atau bisa langsung ke instagram Polres Garut.

“Beberapa minggu yang lalu menjelang Tahun Baru 2018 ada yang menginformasikan bahwa ada aksi pemalakan dengan modus pencucian mobil di kawasan obyek wisata Cipanas. Kemudian dalam waktu 1×24 jam jajaran Polres Garut langsung merespon laporan tersebut. Nah inilah bukti, bahwa masyarakat sekarang harus peduli,” pungkasnya. (Igie)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY