DPMD Garut Tidak “Connect”, Bintek Tingkat Jawa Barat Absen 10 Orang

0
504

HARIANGARUT-NEWS.COM – Guna mengoptimalisasi Program Pengadaan Sarana Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas), Dinas Pemerintahan Masyarakat Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat menggelar Bintek Peningkatan Kapasitas Kelompok Pengelola Sistem Penyediaan Air Minum (KP-SPAM) Tahun 2017 Gelombang II.

Bintek yang dilaksanakan mulai 23-25 November 2017 ini bertempat di Hotel Sahid Skyland City, Jatinangor Kabupaten Sumedang, dengan melibatkan enam kabupaten di Jawa Barat yakni Kabupaten Tasikmalaya, Garut, Bandung, Bandung Barat, Sukabumi dan Sumedang dengan jumlah peserta 68 orang yang merupakan para pengurus BPSPAM (Badan Pengelola Sarana Pengadaan Air Minum) di desa masing-masing.

Berdasarkan pantauan hariangarut-news.com, pada Jumat (24/11), tampak peserta dari Kabupaten Garut yang berasal dari Kecamatan Banjarwangi, Talegong, Cihurip, Kersamanah, dan Cibatu. Sementara dari perwakilan dari Kecamatan Cikelet, Cisompet dan Pakenjeng tidak ada yang hadir. Saat hariangarut-news.com mencoba mengkonfirmasi ke pihak DPMD Kabupaten Garut, namun tidak mendapat jawaban. Bahkan kata salah seorang peserta dari Garut mengatakan dirinya mendapat informasi adanya Bintek di Jatinangor dari fasilitator Pamsimas, bukan dari pihak DPMD Garut.

“Seharusnya dari Garut berjumlah 18 orang, namun yang hadir hanya delapan orang. Kami tidak mendapat konfirmasi dimana semestinya setiap desa menghadirkan dua orang per desa. Yang saya tahu surat dari DPMD Kabupaten Garut yang awal saja hanya satu orang,” ujar peserta dari desa Jayamukti Kecamatan Cihurip Kabupaten Garut.

Sementara Kepala DPMD Provinsi Jawa Barat, Agus Hanafi BBA, didampingi Kabid Pengembangan Desa dan Konsultan Pamsimas, dalam sambutan mengatakan persoalan air minum atau air bersih sudah menjadi masalah krusial bukan hanya di desa saja, bahkan daerah kota pun sekarang menjadi krisis.

“Ada anekdot dari masyarakat terkait PDAM, yang mengubah kepanjangannya Perusahaan Daerah Air Minim bukan minum. Padahal program Pamsimas adalah program Nasional yang ditindaklanjuti oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang berkelanjutan. Persoalan sekarang, bagaimana para pengelola BPSPAM bisa menjalin kerjasama dan mengembangkan inovasi untuk explorasi air, apakah dengan Teknologi Tepat Guna (TTG) atau BPSPAM perlu pendampingan dan pembinaan Pemerintah Kabupaten masing masing,” terang Kepala DPMD Provinsi Jawa Barat di hadapan peserta Bintek. (Igie/Ndy)

Hosting Unlimited Indonesia

LEAVE A REPLY